Politik dan Pemerintahan

PDIP Tasik Perkuat Struktur hingga Akar Rumput

15
×

PDIP Tasik Perkuat Struktur hingga Akar Rumput

Sebarkan artikel ini
PDIP Tasikmalaya
DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya menggelar konsolidasi internal yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP, sekaligus aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada masyarakat di Kecamatan Cihideun

TASIKMALAYA — Konsolidasi internal PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya tak sekadar seremoni. Penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPP justru dijadikan momentum memperkuat mesin partai hingga ke akar rumput.

Kegiatan yang digelar di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026), juga dirangkaikan dengan aksi sosial pembagian sembako kepada masyarakat. Langkah ini menegaskan orientasi partai yang ingin tetap hadir di tengah rakyat.

“Tujuan partai jelas, menyejahterakan rakyat. Kader harus hadir setiap hari membantu masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kader tidak terjebak dalam euforia politik dini. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah kerja nyata, bukan kalkulasi elektoral.

“Pesta politik masih lama. Kerja saja dulu, tetap di tengah rakyat,” katanya.
Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya Dodo Rosada menyebut penyerahan SK hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi secara menyeluruh.

“Ini transformasi. Struktur partai harus benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dodo mengakui, target penambahan kursi pada Pemilu 2029 menjadi tantangan besar. Namun ia optimistis, capaian tersebut bisa diraih jika kerja partai tidak berhenti pada level administratif.

Evaluasi internal hingga tingkat ranting menjadi prioritas. Ia menegaskan, pengurus tidak boleh hanya sekadar nama di atas kertas, tetapi harus aktif bergerak di lapangan.

“Jangan hanya tercatat, tapi tidak bekerja. Kami akan pastikan semua bergerak,” tegasnya.

Selain penguatan struktur, perubahan pendekatan kader juga menjadi perhatian. Komunikasi yang santun dan sikap ramah dinilai menjadi kunci dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Jangan galak di lapangan, tapi berharap dipilih. Pendekatan itu penting,” ujarnya.

Soliditas internal pun menjadi fondasi utama. Seluruh elemen partai diminta meninggalkan ego sektoral dan bergerak dalam satu komando organisasi.

“Tidak perlu merasa paling hebat. Jalankan tugas sesuai keputusan partai,” pungkasnya.

Dengan konsolidasi ini, PDIP Kota Tasikmalaya mengirim sinyal bahwa penguatan struktur dan kerja nyata di lapangan menjadi strategi utama menghadapi kontestasi politik ke depan.