Internasional

Trump Umumkan Sukses Selamatkan Kru Jet F-15 di Iran

10
×

Trump Umumkan Sukses Selamatkan Kru Jet F-15 di Iran

Sebarkan artikel ini
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim berhasil menyelamatkan seluruh kru jet tempur F-15 yang jatuh di wilayah Iran dalam operasi militer berisiko tinggi.

Operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue/CSAR) tersebut dilakukan jauh di dalam wilayah Iran, menyusul jatuhnya pesawat tempur F-15E yang ditembak sistem pertahanan udara Iran pada Jumat (3/4).

Trump menyebut misi ini sebagai salah satu operasi penyelamatan paling berani dalam sejarah militer Amerika.

“Kami berhasil mendapatkannya. Tidak ada satu pun prajurit yang tertinggal,” tegas Trump dalam pernyataan resminya.

Jet tempur F-15 diketahui membawa dua awak. Salah satu pilot berhasil dievakuasi lebih awal, sementara awak kedua sempat hilang selama hampir dua hari di wilayah pegunungan Iran sebelum akhirnya ditemukan dan diselamatkan.

Proses evakuasi berlangsung dalam tekanan tinggi. Pasukan khusus AS harus bergerak cepat karena pasukan Iran juga memburu pilot yang jatuh tersebut. Operasi melibatkan puluhan pesawat tempur, drone, serta helikopter tempur untuk membuka jalur evakuasi.

Meski menghadapi ancaman tembakan dan kondisi medan yang berat, kedua kru berhasil diekstraksi dalam kondisi selamat, meski mengalami luka.
Media internasional menyebut operasi ini sebagai misi “berisiko ekstrem” karena dilakukan di wilayah musuh dengan potensi bentrokan langsung.

Namun di sisi lain, Iran mengklaim telah menembak jatuh sejumlah aset militer AS selama proses penyelamatan, termasuk pesawat lain yang terlibat dalam operasi tersebut. Klaim ini belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh Washington.

Insiden ini sekaligus memperlihatkan bahwa dominasi udara Amerika di kawasan masih diperdebatkan, di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Yang jelas, keberhasilan evakuasi ini menjadi kemenangan simbolik bagi Washington, sekaligus menunjukkan bahwa perang modern tidak hanya soal menghancurkan lawan, tetapi juga kemampuan menyelamatkan personel di medan paling berbahaya. (Sumber : Al Jazeera)