Hiburan

Jadi Makanan Populer di Jawa Barat, Begini Sejarah Singkat Seblak

×

Jadi Makanan Populer di Jawa Barat, Begini Sejarah Singkat Seblak

Sebarkan artikel ini
Seblak
Makanan Populer Jawa Barat, Seblak

Seblak adalah makanan paling digemari masyarakat terutama kaula muda karena memiliki rasa khas yang mampu memanjakan lidah.

Umumnya, seblak terdiri dari kerupuk, bakso, telur, tulang ayam, sayuran, makroni dan mie, kemudian dimasak bersamaan ditambah air dan bumbu.

Seiring perkembangnanya, makanan yang satu ini mudah ditemui hingga merambah ke pelosok desa. Namun tahukan Anda asal usul seblak sebelum menjadi makanan favorit masyarakat.

Sejarah Seblak: Dari Cibangkong Bandung hingga Mendunia

Seblak dikenal sebagai kuliner khas Bandung, tetapi asal-usulnya punya cerita yang cukup panjang dan menarik. Banyak yang mengira seblak adalah makanan baru, padahal akar sejarahnya jauh lebih tua.

1. Jejak Awal: Seblak dan Tradisi Kerupuk Basah di Priangan

Di wilayah Priangan (Bandung–Garut–Sumedang), masyarakat sudah lama mengenal kebiasaan merebus kerupuk mentah hingga lembut lalu memakannya dengan sambal.

Teknik ini muncul sebagai cara menghemat kerupuk mentah,membuat bahan pangan awet jadi layak makan, memanfaatkan bumbu sederhana yang tersedia di dapur (kencur, cabai, bawang). Tradisi kerupuk basah inilah yang menjadi cikal bakal seblak modern.

2. Kemunculan Nama “Seblak”

Ada dua teori populer:
Teori Sunda Dari kata “nyeblak”. Dalam bahasa Sunda, nyeblak berarti membuat kaget, atau rasa yang “meledak” di lidah.

Karena masakan ini pedas dan beraroma tajam (kencur + cabai), maka disebut seblak makanan yang bikin “nyeblak” saat dimakan.

Teori Kuliner Jawa Kemiripan dengan “Seblak Jeletot”. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ada hidangan lawas bernama seblak, yang berupa kerupuk bawang digoreng lalu dibumbui bawang putih melimpah.

Dugaan pedagang dari luar wilayah Priangan membawa istilah ini, kemudian bercampur dengan resep Bandung. Namun versi ini kurang kuat dibanding teori Sunda.

3. Seblak Modern: Mulai Populer Tahun 2000-an

Seblak muncul sebagai jajanan jalanan di Kampung Cibangkong, Batununggal – Bandung, sekitar awal 2000-an. Ciri khasnya kerupuk direndam hingga lembek. Dimasak dengan bumbu bawang, cabai, kencur (yang menjadi ciri utama) ditambah telur, sayur, bakso, ceker, sosis, mie, makaroni dan lainnya.

Sebelumnya, makanan kerupuk basah sudah ada, tetapi usaha seblak rumahan di daerah Cibangkong-lah yang mempopulerkan bentuknya seperti sekarang.

4. Ledakan Popularitas Era 2010-an

Sekitar 2010–2015, seblak jadi fenomena nasional karena munculnya warung “Seblak Jeletot”, “Seblak Ceker”, “Seblak Bandung”.

Tren pedas di media sosial, fleksibilitas topping yang bisa dibuat murah. Seblak akhirnya menjadi salah satu ikon street food Jawa Barat.

5. Saat Ini

Sekarang seblak tidak hanya ada dalam bentuk kuah pedas, tetapi berkembang menjadi:

Seblak kering

Seblak kuah creamy

Seblak level pedas berlapis

Seblak seafood

bahkan makanan instan (bumbu sachet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *