Olahraga

Comeback Kilat! Brace Barry Bawa Everton Gusur Liverpool

×

Comeback Kilat! Brace Barry Bawa Everton Gusur Liverpool

Sebarkan artikel ini
Penyerang Everton Thierno Barry merayakan gol ke gawang Coventry City di Hill Dickinson Stadium.
Penyerang Everton Thierno Barry merayakan gol ke gawang Coventry City di Hill Dickinson Stadium.

LIVERPOOL – Malam yang dramatis tersaji di Hill Dickinson Stadium saat Everton menjamu tim promosi Coventry City pada pekan ke-10 Liga Primer Inggris. Laga Everton vs Coventry City ini menjadi panggung comeback emosional bagi tuan rumah, berkat penampilan impresif brace Thierno Barry.

Babak pertama berjalan cukup alot dan berakhir tanpa gol. Everton sejatinya mengambil inisiatif serangan lebih dulu lewat peluang emas Harrison Armstrong yang masih diblok pertahanan lawan. Coventry yang sesekali keluar menyerang lewat Jack Rudoni dan Victor Torp juga gagal memecah kebuntuan.

Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan langsung memanas. Publik Merseyside sempat terdiam pada menit ke-52 ketika Yann Gboho sukses merobek gawang Jordan Pickford dan membawa Coventry unggul 1-0. Namun, ketertinggalan tersebut justru menjadi pemantik kebangkitan The Toffees.

Hanya butuh empat menit bagi Everton untuk membalas. Pada menit ke-56, brace Thierno Barry dimulai lewat sundulan terukur memanfaatkan umpan silang akurat Vitali Mykolenko, mengubah skor menjadi 1-1.

Everton tidak mengendurkan serangan. Menit ke-61, Barry kembali menjadi mimpi buruk lini belakang Coventry dengan mencetak gol keduanya, membalikkan skor menjadi 2-1. Kemenangan tuan rumah akhirnya dikunci pada menit ke-81 ketika Kiernan Dewsbury-Hall melepaskan sepakan terarah memanfaatkan umpan matang dari Barry.

Panggung pembuktian bagi Barry ini menunjukkan efisiensi luar biasa di babak kedua. Selain mencetak dua gol, ia juga menyumbang assist untuk gol penutup dari Dewsbury-Hall, menjadikannya aktor utama di balik kemenangan ini.

Laga ini juga diwarnai kontroversi VAR yang dinilai merugikan Coventry. Dua keputusan besar, termasuk klaim penalti akibat tarikan rambut James Tarkowski, lolos dari hukuman wasit. Terlepas dari itu, kemenangan ini menandai laga ke-592 David Moyes sebagai manajer Everton, menyamai rekor legendaris klub milik Harry Catterick sejak 1973.

Everton sukses mencetak tiga gol balasan hanya dalam rentang waktu 25 menit. Tambahan tiga poin dari kemenangan ketiga beruntun ini membawa The Toffees naik ke peringkat 5 besar dengan 16 poin. Sementara itu, Coventry City tertahan di peringkat ke-16 dengan 9 poin, hanya terpaut dua angka dari zona degradasi.