Daerah

Dadaha Jadi Magnet Baru! Warga Tasik Pilih Liburan Hemat

×

Dadaha Jadi Magnet Baru! Warga Tasik Pilih Liburan Hemat

Sebarkan artikel ini
Warga Kota Tasikmalaya menikmati waktu libur akhir pekan di kawasan Alun-Alun Dadaha.
Warga Kota Tasikmalaya menikmati waktu libur akhir pekan di kawasan Alun-Alun Dadaha.

TASIKMALAYA – Kawasan Alun-Alun Dadaha di Kota Tasikmalaya kini menjadi primadona baru bagi warga untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan. Suasana hangat kebersamaan keluarga mewarnai ruang publik akhir pekan tersebut, terutama pada Minggu (8/11/2026) sore.

Sejak sore hari, warga dari berbagai kalangan berdatangan bersama keluarga maupun teman. Mereka menikmati beragam fasilitas dan aktivitas yang tersedia di kawasan olahraga dan rekreasi tersebut. Mulai dari jogging mengelilingi Stadion Wiradadaha, panjat tebing, bermain sepak bola dan basket, bersepeda, hingga mencoba sepeda dan mobil listrik.

Berbagai wahana permainan anak-anak serta deretan pedagang kuliner turut menambah semarak suasana. Sebagian pengunjung memilih bersantai, bercengkerama, menikmati jajanan, hingga menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat.

Salah seorang pengunjung, Dewi Lestari (30), mengaku sengaja datang bersama ibu, suami, dan anak-anaknya. Menurutnya, Alun-Alun Dadaha Tasikmalaya menjadi tempat yang menyenangkan untuk berkumpul bersama keluarga. “Dalam satu kawasan, kita bisa berolahraga, jalan-jalan, sekaligus mengajak anak-anak bermain,” ungkapnya.

Dewi menilai bahwa kebahagiaan saat berlibur tidak selalu harus diwujudkan dengan mengunjungi tempat wisata yang jauh. “Yang terpenting bisa berkumpul dan menikmati waktu bersama keluarga. Momen sederhana seperti ini justru punya kebahagiaan tersendiri,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Lisna (40) yang datang bersama suaminya. Ia memilih kawasan Dadaha untuk menikmati suasana sore sekaligus berburu aneka jajanan kuliner. “Jalan-jalan sore bersama suami sambil menikmati aneka jajanan menjadi hiburan tersendiri. Pilihan kulinernya cukup beragam,” tuturnya.

Meski demikian, Lisna berharap kawasan Alun-Alun Dadaha Tasikmalaya terus mendapat perhatian dan pembenahan. Ia menyoroti pentingnya penataan lingkungan, kebersihan, serta kelengkapan fasilitas umum.

“Dadaha sudah memiliki potensi besar sebagai ruang publik kebanggaan masyarakat. Harapannya, ke depan semakin tertata, bersih, dan nyaman. Ketersediaan tempat sampah juga perlu diperhatikan,” pungkasnya. Ruang publik akhir pekan ini memang membuktikan bahwa kebahagiaan keluarga tak selalu butuh biaya besar.