GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan resmi meluncurkan program PESONA Perikanan Garut. Program ini menjadi inisiatif strategis untuk mendorong pengembangan usaha serta peningkatan nilai tambah produk perikanan di daerah tersebut.
Peluncuran tersebut berlangsung meriah dalam rangkaian Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Tahun 2026 di Aula Balai Benih Ikan Bayongbong, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah serta para pelaku usaha perikanan setempat.
Melalui PESONA Perikanan, pelaku usaha didorong untuk mengembangkan produk olahan yang berkualitas, aman, dan inovatif. Peningkatan keterampilan pengolahan dan pengawetan, pemanfaatan teknologi pengalengan, hingga pemasaran digital menjadi fokus utama dalam program ini.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Peningkatan nilai tambah produk diyakini mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi nelayan, pembudidaya, dan kelompok pengolah.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Kampanye Gemarikan 2026 yang menyasar kalangan pelajar. Sebanyak 150 siswa Madrasah Ibtidaiyah Namiatusibyan turut berpartisipasi aktif dalam edukasi bertema “Ikan bagi Pertumbuhan dan Kecerdasan”.
Bupati Garut menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Ikan mengandung protein berkualitas, omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak anak.
Namun, angka konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Garut pada 2025 baru tercatat 14,95 kilogram per kapita per tahun. Angka ini masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat (20,1 kg) dan rata-rata nasional yang mencapai 26,08 kilogram per kapita per tahun.
Data tersebut menunjukkan perlunya peningkatan edukasi secara berkelanjutan agar masyarakat lebih memahami manfaat ikan. Kegiatan ini juga diisi dengan Senam Gemarikan, penyerahan paket olahan ikan, dan kuis edukatif bagi para peserta.
Peningkatan konsumsi ikan dinilai sangat penting untuk mendukung pencegahan stunting dan masalah gizi lainnya. Kecukupan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan berperan besar dalam tumbuh kembang anak yang optimal.
Ke depan, PESONA Perikanan Garut diharapkan mampu melibatkan berbagai pihak, mulai dari nelayan hingga mitra usaha. Sementara itu, Kampanye Gemarikan 2026 diharapkan berkembang menjadi kebiasaan konsumsi ikan di lingkungan keluarga.




