BANDUNG – Sebuah kebakaran hebat melanda Pool DAMRI yang berlokasi di Jalan Kebon Kawung, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Minggu (8/11/2026) sore. Insiden kebakaran Pool DAMRI Bandung ini terjadi sekitar pukul 16.26 WIB dan memicu kepanikan luar biasa di tengah warga.
Warga di sekitar lokasi sempat mendengar dua kali suara ledakan keras sebelum kobaran api membesar. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan terlihat jelas dari berbagai sudut Kota Bandung, menarik perhatian pengguna jalan di sekitar area tersebut.
Menurut data terbaru dari pihak kepolisian, kobaran api melahap sedikitnya 10 unit bus DAMRI. Seluruh armada bus afkir DAMRI terbakar tersebut dipastikan merupakan bus nonaktif atau bus afkir yang sudah tidak beroperasi selama lebih dari satu tahun.
Namun, karena tiupan angin yang kencang dan posisi garasi yang berdekatan dengan area padat penduduk, api dengan cepat merembet. Sedikitnya 13 rumah warga di sekitarnya turut hangus terbakar akibat insiden ini.
Pihak berwenang menduga bahwa api bukan berasal dari armada bus, melainkan akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Percikan api tersebut kemudian menyambar deretan bus afkir yang terparkir di area pool tersebut.
Sementara itu, suara ledakan yang terdengar diduga kuat berasal dari tabung gas milik warga yang ikut terjebak di dalam kobaran api. Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari musibah tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Kendati demikian, petugas medis sempat melarikan satu orang warga ke ambulans karena mengalami sesak napas setelah menghirup asap tebal di lokasi kejadian.
Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dilokalisasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta proses pendinginan hingga menjelang malam.
Hingga saat ini, garis polisi telah dipasang di sekitar area kebakaran Pool DAMRI Bandung. Pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti insiden ini serta menghitung total kerugian materiil yang ditimbulkan.




