Peristiwa

200 Pohon Ditanam di Bantaran Cikokok, Cegah Erosi!

×

200 Pohon Ditanam di Bantaran Cikokok, Cegah Erosi!

Sebarkan artikel ini
Kegiatan penanaman 200 bibit pohon oleh Sekolah Sungai Cimanuk di bantaran Sungai Cikokok dan Cijereme
Kegiatan penanaman 200 bibit pohon oleh Sekolah Sungai Cimanuk di bantaran Sungai Cikokok dan Cijereme

GARUT – Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) menggelar aksi penghijauan dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Kegiatan Penanaman pohon bantaran sungai Garut ini berlangsung di sepanjang aliran Sungai Cikokok dan Cijereme, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kamis (5/11/2026).

Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Khadafi, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai. Menurutnya, penghijauan di bantaran sangat penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 200 bibit pohon ditanam di sepanjang pinggir kedua sungai. Berbagai jenis bibit yang dipilih antara lain suren, mahoni, pete, kihujan, dan ketapang kencana.

Pemilihan jenis pohon tersebut dinilai sangat tepat untuk membantu memperkuat struktur tanah di bantaran sungai. Selain itu, keberadaan pohon-pohon ini akan mendukung keanekaragaman hayati lokal serta memberikan manfaat ekologis jangka panjang.

Kegiatan Sekolah Sungai Cimanuk ini juga melibatkan berbagai elemen instansi pemerintah dan swasta. Hadir perwakilan dari BBKSDA Seksi V Garut, Setda Kabupaten Garut, Dinas Pertanian, hingga Kantor ATR/BPN.

Perangkat Desa Mekarsari serta Direktur PT Kembar Alam Gros juga turut hadir memberikan dukungan penuh. Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem sungai semakin meningkat. Penanaman pohon bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keseimbangan alam dan keberlanjutan hidup masyarakat.

Kerusakan lahan di sekitar bantaran sungai seringkali menjadi pemicu utama terjadinya erosi dan banjir. Oleh karena itu, langkah preventif seperti penghijauan ini menjadi solusi yang sangat efektif dan ramah lingkungan.

Pemerintah daerah berharap program Penanaman pohon bantaran sungai Garut ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian alam Kabupaten Garut yang lebih hijau dan asri.