Peristiwa

700 Personel Brimob-TNI Bersihkan 8 Sungai di Jatinangor!

×

700 Personel Brimob-TNI Bersihkan 8 Sungai di Jatinangor!

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila bersama personel Brimob dan warga membersihkan aliran sungai di Jatinangor.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila bersama personel Brimob dan warga membersihkan aliran sungai di Jatinangor.

SUMEDANG – Aksi nyata menjaga lingkungan dan mengantisipasi banjir digelar melalui kegiatan Bakti Sosial Sabilulungan Sareng Brimob Mersihan Walungan. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Jatinangor, Selasa (3/11/2026), dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur.

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila bersama jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, relawan, dan masyarakat turun langsung membersihkan sungai serta saluran irigasi. Kegiatan ini melibatkan sekitar 700 personel gabungan, termasuk 450 personel Satuan Brimob Polda Jawa Barat yang dikerahkan ke lokasi.

Aksi Bersih sungai Jatinangor tersebut menyasar delapan sungai yang tersebar di delapan desa, salah satunya berada di pesisir aliran Sungai Cikeruh. Pembersihan tahap pertama direncanakan berlangsung selama tiga hari sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi musim hujan.

Wabup Fajar mengapresiasi inisiatif Brimob Polda Jabar yang menggerakkan berbagai unsur untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kegiatan Sabilulungan Sareng Brimob ini merupakan ikhtiar bersama untuk meminimalkan risiko bencana, terutama banjir akibat tersumbatnya aliran sungai dan saluran irigasi.

“Ini adalah suatu ikhtiar dan upaya kita untuk memitigasi ketika datangnya musim hujan. Harapannya, ke depan tidak terjadi bencana sehingga seluruh masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Fajar.

Ia menegaskan bahwa gerakan gotong royong ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Semangat kebersamaan harus terus tumbuh menjadi budaya masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Zuhdi Batubara menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Ia menyebutkan sekitar 450 personel Brimob diterjunkan dan bergabung dengan relawan serta berbagai unsur masyarakat.

Menurut Zuhdi, pemilihan Jatinangor sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kondisi sejumlah sungai yang mengalami penyumbatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan luapan air dan banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kami melihat beberapa sungai cukup banyak yang tersumbat. Karena itu, kami bergerak bersama untuk membersihkannya,” ungkapnya. Zuhdi menambahkan, kegiatan tahap pertama difokuskan pada delapan sungai dan tidak menutup kemungkinan sasaran pembersihan akan diperluas.

Lebih dari sekadar membersihkan sungai, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat. Brimob ingin hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan pembangunan kesadaran sosial di tengah warga.