Dunia kuliner kreatif kembali bergairah dengan hadirnya Cupcakeventure Nusantara, sebuah ajang kompetisi cupcake yang mengusung kekayaan budaya dan kuliner Indonesia sebagai sumber inspirasi utama. Kegiatan ini digelar sebagai wadah pengembangan kreativitas generasi muda, khususnya pelajar SMK bidang tata boga dan perhotelan di wilayah Bandung dan Cimahi.
Event ini sekaligus menjadi bukti bahwa pastry modern seperti cupcake dapat menjadi media ekspresi seni, budaya, dan identitas Nusantara.
Kompetisi Cupcake Bertema Budaya Nusantara
Cupcakeventure Nusantara menghadirkan perlombaan menghias dan menciptakan cupcake dengan tema budaya Indonesia. Para peserta ditantang menuangkan ide-ide kreatif yang terinspirasi dari motif batik, ikon daerah, hingga kekayaan kuliner tradisional ke dalam bentuk cupcake yang estetis dan bernilai seni.
Kompetisi ini diikuti oleh pelajar SMK Tata Boga dan Perhotelan dari berbagai sekolah di Bandung dan Cimahi. Setiap peserta diberikan waktu 60 menit untuk menyelesaikan karya terbaik mereka.
Ketua Pelaksana Cupcakeventure Nusantara, Pungky Apriliwijayati, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi.
“Melalui Cupcakeventure Nusantara, kami ingin menunjukkan bahwa cupcake bukan hanya makanan, tetapi juga media ekspresi seni dan budaya Indonesia,” ujar Pungky.
Dinilai Juri Profesional Kuliner dan Akademisi
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, kompetisi ini melibatkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional, di antaranya chef profesional dari Bakels, praktisi industri kuliner dari Indonesian Chef Association (ICA), serta dosen perhotelan dari STIEPAR YAPARI Bandung.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, juri menetapkan Farah Imtiyaz dari SMK YAPARI AKTRIPA sebagai juara pertama berkat kreativitas, detail, dan ketepatan pengangkatan tema budaya Nusantara. Juara kedua diraih Nurul Aulia dari SMK Negeri 3 Cimahi, sementara juara ketiga diraih Mutiara Jasmine dari SMK Pariwisata Telkom.
Implementasi Nyata Mata Kuliah Manajemen MICE
Cupcakeventure Nusantara juga merupakan bagian dari tugas mata kuliah Manajemen MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) mahasiswa STIEPAR YAPARI Bandung.
Dosen Manajemen MICE, Titing Kartika, S.Pd., MM., MBA, memberikan apresiasi atas kinerja mahasiswa dalam merancang dan mengeksekusi acara secara profesional.
“Mahasiswa mampu menerapkan konsep MICE mulai dari perencanaan, pengembangan ide, pelaksanaan hingga evaluasi. Ini menjadi pengalaman nyata yang sangat berharga,” jelasnya.
Ia juga menilai keterlibatan sponsor dan kolaborasi dengan pelajar SMK menjadikan acara ini relevan secara edukatif dan aplikatif.
Kontribusi Nyata bagi Dunia Pendidikan dan Kuliner
Dengan terselenggaranya Cupcakeventure Nusantara, mahasiswa STIEPAR YAPARI Bandung kembali membuktikan kapasitas mereka dalam mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata. Di sisi lain, ajang ini memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan kreativitas dan apresiasi budaya di kalangan pelajar SMK.
Cupcakeventure Nusantara diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mempertemukan dunia pendidikan, industri kuliner, dan pelestarian budaya Indonesia dalam satu panggung kreatif.




