Utang adalah beban yang berat bagi seorang mukmin. Ia bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga tanggungan moral dan spiritual. Bahkan Rasulullah ﷺ sangat serius mengingatkan umatnya tentang utang, sampai-sampai beliau pernah menunda menshalatkan jenazah orang yang wafat masih meninggalkan utang tanpa jaminan pelunasan.
Namun Islam bukan agama yang hanya memperingatkan, melainkan juga memberi jalan keluar. Al-Qur’an dan hadits Nabi ﷺ mengajarkan doa, dzikir, dan sikap batin agar Allah melapangkan jalan pelunasan utang dan membebaskan jiwa dari himpitan.
Utang dalam Pandangan Islam
Rasulullah ﷺ bersabda:
نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ
(HR. Tirmidzi)
Artinya:
“Ruh seorang mukmin tergantung oleh utangnya hingga utang tersebut dilunasi.”
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya seorang mukmin bersungguh-sungguh mencari jalan pelunasan, disertai doa dan tawakal kepada Allah.
1. Doa Nabi agar Terbebas dari Utang
Ini adalah doa yang paling masyhur dan sering dibaca Rasulullah ﷺ.
Lafaz Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-hazan, wa a‘ūdzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a‘ūdzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a‘ūdzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijāl.
Arti
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, serta dari lilitan utang dan tekanan manusia.”
(HR. Bukhari)
Doa ini sangat dianjurkan dibaca pagi dan petang, karena Nabi membacanya secara rutin.
2. Doa Agar Allah Mencukupkan dengan Rezeki Halal
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa ini kepada sahabat yang dililit utang.
Lafaz Arab
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin
Allāhumma ikfinī bi halālika ‘an harāmika, wa aghninī bi fadhlika ‘amman siwāk.
Arti
“Ya Allah, cukupkan aku dengan rezeki halal-Mu sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakan aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu.”
(HR. Tirmidzi)
Ini adalah doa pembuka rezeki sekaligus pelunas utang, karena Allah mencukupkan kebutuhan hamba-Nya.
3. Dzikir Kuat Saat Merasa Terhimpit
Ketika utang terasa berat dan jalan terasa sempit, Rasulullah ﷺ menganjurkan dzikir ini:
Lafaz Arab
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin
Lā haula wa lā quwwata illā billāh.
Arti
“Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa dzikir ini adalah perbendaharaan dari surga (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Doa Agar Dimudahkan Urusan
Doa Nabi Musa AS yang juga sangat relevan bagi orang yang dililit utang:
Lafaz Arab
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
Latin
Rabbi isyrah lī shadrī, wa yassir lī amrī.
Arti
“Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.”
(QS. Thaha: 25–26)
5. Istighfar sebagai Pembuka Jalan Rezeki
Allah berfirman:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِدْرَارًا
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ
(QS. Nuh: 10–12)
Istighfar bukan hanya penghapus dosa, tetapi juga pelapang rezeki dan pemecah kebuntuan.
Dzikir sederhana:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
(100× setiap hari)
Adab Agar Doa Pelunasan Utang Dikabulkan
Para ulama menekankan beberapa adab penting:
- Niat kuat untuk melunasi utang, bukan menghindar.
- Menjaga kejujuran dan amanah.
- Hidup sederhana, menghindari pemborosan.
- Bersedekah meski sedikit, karena sedekah membuka pertolongan Allah.
- Berdoa di waktu mustajab: sepertiga malam, setelah shalat, dan saat sujud.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ
(HR. Bukhari)
Artinya:
“Barang siapa berutang dengan niat melunasinya, Allah akan menolong melunasinya.”
Utang boleh menghimpit, tetapi harapan tidak boleh padam. Selama seorang mukmin menjaga niat, memperbaiki ikhtiar, dan terus mengetuk pintu langit dengan doa dan dzikir, Allah tidak akan membiarkannya sendirian.
Allah berjanji:
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
(QS. Ath-Thalaq: 2–3)




