Edukasi

Ayah, Ini Tanggung Jawabmu pada Anak Perempuan

×

Ayah, Ini Tanggung Jawabmu pada Anak Perempuan

Sebarkan artikel ini
Ilutrasi Kewajiban Ayah pada anak
Ilutrasi Kewajiban Ayah pada anak

BANDUNG — Dalam Islam, kehadiran anak perempuan bukanlah beban, melainkan amanah yang membawa keberkahan. Rasulullah ﷺ secara khusus berwasiat tentang mereka, menjanjikan surga bagi ayah yang mengasuh dan mendidiknya dengan baik. Sayangnya, masih ada yang memandang anak perempuan sebagai warga kelas dua. Padahal, tanggung jawab ayah terhadap mereka sangat besar dan bernilai ibadah.

1. Mendidik dan Mengasuh dengan Baik

Ini adalah kewajiban utama. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa diuji dengan anak-anak perempuan, lalu ia mengasuh mereka dengan baik, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR. Muslim). Dalam riwayat lain: “Barangsiapa mengasuh dua anak perempuan hingga dewasa, maka aku dan dia akan datang pada hari kiamat seperti ini,” sambil merapatkan jari-jarinya (HR. Muslim) . Mendidik mereka bukan sekadar memberi makan, tapi menanamkan iman dan akhlak.

2. Memberi Nafkah yang Halal

Ayah wajib menanggung nafkah anak perempuannya. Allah berfirman: “…dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut…” (QS. Al-Baqarah: 233). Kewajiban ini tidak gugur meski orang tua bercerai. Bahkan, menurut Imam Syafi’i, ayah tetap berkewajiban menafkahi anak perempuannya hingga ia menikah . Nafkah bukan hanya materi, tapi juga menjamin masa depannya.

3. Menikahkan dengan Calon yang Saleh

Salah satu kewajiban ayah adalah menikahkan anak perempuannya bila telah cukup umur. Sebuah riwayat menyebutkan kewajiban orang tua untuk menikahkan anaknya setelah dewasa . Namun, ini bukan berarti memaksakan pilihan. Ayah harus memilih calon yang terbaik agamanya dan meminta persetujuan anak. Pernikahan dalam Islam adalah ibadah, bukan transaksi.

4. Menjaga Adab dan Batasan

Saat anak perempuan beranjak dewasa, ayah wajib memahami batasan interaksi. Meski mahram, bukan berarti bebas tanpa adab. Ayah tidak boleh melihat atau menyentuh bagian yang tidak semestinya, dan harus menjaga aurat di depan anak . Ini bagian dari pendidikan agar anak tumbuh dengan rasa malu dan kesadaran batasan syariat.

5. Berlaku Adil

Rasulullah ﷺ memerintahkan berlaku adil kepada semua anak. “Bertakwalah kepada Allah dan berlaku adillah di antara anak-anakmu.” (HR. Bukhari). Jangan bedakan kasih sayang atau pemberian hanya karena jenis kelamin. Anak perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang sama, termasuk dalam hal pendidikan dan warisan sesuai ketentuan syariat .

Menjadi ayah dari anak perempuan adalah kemuliaan. Rasulullah ﷺ sendiri adalah teladan terbaik dalam memperlakukan putrinya, Fatimah. Beliau berdiri menyambutnya, menghormatinya, dan mendengarkan curahan hatinya. Maka, sudahkah kita menunaikan amanah ini?

Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber: HR. Muslim, HR. Bukhari, QS. Al-Baqarah: 233, Republika, Bincang Syariah.