BANDUNG — Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan menengah atas mulai membuahkan hasil. Salah satunya dengan berdirinya Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Kutawaringin di Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin.
Peresmian keberadaan sekolah tersebut disampaikan Kang DS saat agenda Jumat Keliling di Masjid Ponpes Al Burdah, Jumat (27/3/2026).
“Alhamdulillah, saat ini sudah berdiri satu SLTA baru di Kecamatan Kutawaringin untuk mempercepat pertumbuhan pendidikan di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu mendekatkan akses pendidikan bagi masyarakat sekitar sekaligus menekan angka putus sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menjelaskan pembangunan sekolah tersebut rampung pada Desember 2025 dengan anggaran lebih dari Rp5,4 miliar yang bersumber dari Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Fasilitas yang tersedia di SMAN 1 Kutawaringin terbilang lengkap, mulai dari delapan ruang kelas, laboratorium, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, hingga sembilan unit toilet.
Selain itu, Asep mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah ini merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Bandung kepada Pemprov Jawa Barat.
“Selain SMAN 1 Kutawaringin, juga telah dibangun SMKN 1 Arjasari yang diresmikan pada Januari 2026. Kedua sekolah ini bagian dari upaya memperluas akses pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 Pemkab Bandung kembali mengusulkan pembangunan dua unit SLTA tambahan dari total delapan sekolah baru yang direncanakan.
Meski berlokasi di wilayah Kabupaten Bandung, pengelolaan sekolah tetap berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dengan hadirnya sekolah baru ini, pemerintah daerah optimistis pemerataan pendidikan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung.




