NICOSIA — Kekhawatiran meningkat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait potensi Pulau Siprus berubah menjadi episentrum konflik baru di kawasan Mediterania Timur.
Perwakilan misi penjaga perdamaian PBB di Siprus menilai eskalasi militer yang terus meningkat berisiko memicu konfrontasi terbuka, khususnya antara Turki dan Yunani yang masing-masing didukung oleh kekuatan eksternal.
Juru bicara misi PBB di Siprus, Alim Siddiq, menegaskan bahwa peningkatan pengerahan alutsista di pulau tersebut membuka ruang terjadinya salah kalkulasi yang berbahaya.
“Kami terus berkomunikasi dengan kedua pihak untuk mencegah kesalahan perhitungan dan menghindari eskalasi yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Kekhawatiran ini muncul di tengah masifnya penguatan militer di wilayah Siprus selatan yang didukung Inggris, Prancis, dan Israel.
Sebaliknya, Republik Turki Siprus Utara mendapatkan dukungan langsung dari Turki, termasuk penempatan jet tempur F-16 untuk memperkuat pertahanan.
Menurut PBB, konfigurasi kekuatan yang saling berhadapan ini menciptakan situasi yang sangat rentan, di mana insiden kecil sekalipun dapat berkembang menjadi konflik berskala lebih luas.
Apalagi, posisi strategis Siprus di jalur energi dan militer Mediterania Timur membuat pulau ini memiliki nilai geopolitik tinggi bagi berbagai pihak.
PBB menilai, meningkatnya kerja sama militer antara Siprus Yunani dengan negara-negara Barat berpotensi memperuncing ketegangan lama dengan Turki yang selama ini menjadi aktor utama di wilayah utara pulau.
Dalam konteks yang lebih luas, eskalasi ini juga tidak terlepas dari memanasnya konflik Iran–Israel–Amerika Serikat, yang turut mendorong peningkatan kehadiran militer di kawasan.
“Dengan banyaknya aset militer di area yang sempit, risiko eskalasi akibat salah tafsir atau insiden tak terduga menjadi jauh lebih tinggi,” tegas Siddiq.
PBB pun menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas dan mencegah Siprus berubah dari zona penyangga menjadi titik ledak konflik baru antara kekuatan regional dan global. (Sumber: TRT World)





