SUMEDANG — Peringatan Hari Jadi ke-448 Kabupaten Sumedang tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum ini ditegaskan sebagai ruang refleksi sejarah sekaligus pijakan strategis menghadapi masa depan.
Hal itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam acara Ekosistem Gelar Budaya Kasumedangan di Halaman MPP Sumedang, Jumat (24/4/2026), yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan ribuan masyarakat.
“Usia 448 tahun bukan perjalanan singkat. Ini adalah akumulasi perjuangan, pengorbanan, dan doa para leluhur,” ujar Dony dalam sambutannya.
Menurutnya, sejak era Sumedang Larang hingga saat ini, daerah tersebut tetap berdiri kokoh dan terus berkembang di tengah dinamika zaman.
“Sumedang terus bertumbuh, berbenah, dan akan melangkah lebih maju,” tegasnya.
Dony mengingatkan, peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dalam, bukan sekadar seremoni. Ia menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai kompas pembangunan.
“Ada istilah belajar dari masa lalu, memahami kondisi hari ini, dan menyiapkan masa depan. Itulah makna Hari Jadi Sumedang,” katanya.
Ia juga menyoroti kekuatan utama Sumedang yang terletak pada akar budaya yang kokoh. Nilai gotong royong dan keswadayaan disebut menjadi fondasi utama keberlangsungan daerah.
“Kita bertahan karena budaya yang kuat. Kita maju karena persatuan. Ini yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Di hadapan masyarakat, Dony mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan rasa memiliki terhadap daerah.
“Sumedang adalah rumah kita bersama. Di dalamnya ada harapan, nilai, dan masa depan,” ucapnya.
Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Mulai dari keterbatasan pembangunan hingga tekanan dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.
“Tantangan ke depan tidak ringan. Tuntutan masyarakat juga semakin tinggi,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen melakukan percepatan pembangunan dengan langkah-langkah strategis yang lebih progresif.
“Kami akan terus berbenah dan melakukan lompatan kemajuan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Dony menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas kontribusi dalam membangun Sumedang.
“Terima kasih atas kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Ini modal utama kita,” pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, unsur Forkopimda, pimpinan BUMN/BUMD, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.








