Dinas Sosial memiliki peran strategis sebagai garda terdepan kehadiran negara dalam menjawab persoalan kemanusiaan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat kegiatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, Kamis (18/12/2025).
Menurut Bupati, Dinas Sosial adalah cerminan sejauh mana pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan dan perhatian negara.
“Dinas Sosial adalah wajah kemanusiaan pemerintah. Sejauh mana negara hadir dapat dilihat dari bagaimana kita menangani persoalan sosial, mulai dari warga miskin, anak yatim piatu, penyandang disabilitas, orang terlantar, ODGJ, lansia, penderita HIV/AIDS, hingga kelompok rentan lainnya,” ujar Dony.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan dan kinerja aparatur Dinas Sosial memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat Sumedang yang membutuhkan bantuan sosial.
Bupati juga mengingatkan bahwa dokumen kinerja yang ditandatangani dalam proses SAKIP bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat.
“Dokumen ini bukan hanya soal laporan. Di dalamnya ada amanah besar yang menentukan masa depan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan pemerintah. Karena itu, layani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dony meminta jajaran Dinas Sosial untuk mempertahankan capaian kinerja yang telah diraih, sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi dan aplikasi pendukung kerja.
“Cara mempertahankan kinerja adalah bekerja dengan hati. Ketika kita bekerja dengan hati, kita akan memahami betul peran kita sebagai pelayan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan SAKIP tersebut, Bupati berharap kinerja Dinas Sosial Kabupaten Sumedang semakin terukur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata, sehingga pelayanan sosial kepada masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan.




