Peristiwa

KDS Gandeng Syarikat Islam, Buka Jalan Usaha dan Pendidikan!

×

KDS Gandeng Syarikat Islam, Buka Jalan Usaha dan Pendidikan!

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka Muscab 2026 DPC Syarikat Islam Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka Muscab 2026 DPC Syarikat Islam Kabupaten Bandung.

BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong kolaborasi strategis antara Syarikat Islam (SI) dan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memperluas peluang usaha serta akses pendidikan. Hal tersebut disampaikan KDS saat membuka Musyawarah Cabang 2026 DPC SI Kabupaten Bandung di Kecamatan Ciparay, Minggu (1/11/2026).

Menurut KDS, Pemkab Bandung memiliki berbagai program unggulan yang siap dikolaborasikan dengan Syarikat Islam. Ia berharap potensi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat ekonomi umat, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan memperluas kesempatan pendidikan.

Kolaborasi di sektor ekonomi dapat dikembangkan melalui optimalisasi sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan daerah. Selain itu, pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK) juga disiapkan agar terhubung langsung dengan kebutuhan riil perusahaan.

Di bidang pendidikan, KDS secara khusus mendorong SI untuk memanfaatkan peluang kerja sama melalui program Beasiswa BESTI. Pengurus SI juga diminta mengoptimalkan keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi warga yang membutuhkan alternatif pendidikan.

Langkah kolaborasi ini menjadi terobosan cerdas dalam memadukan kekuatan organisasi kemasyarakatan dengan program pemerintah daerah. KDS menilai sinergi semacam ini jauh lebih efektif untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat dibandingkan bekerja secara terpisah.

Ia berharap kepengurusan SI yang baru mampu memperkuat organisasi dan menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan umat. Dengan begitu, sinergi dengan Pemkab Bandung dapat membuka lebih banyak kesempatan ekonomi dan pendidikan bagi warga.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Diharapkan, program pelatihan kerja dan beasiswa yang tersedia benar-benar tepat sasaran dan menjangkau warga yang paling membutuhkan.