Hukrim

Modus Tanya Kontrakan, Dua Pria Diduga Mencuri di Ruko

×

Modus Tanya Kontrakan, Dua Pria Diduga Mencuri di Ruko

Sebarkan artikel ini
Polisi Amankan Dua Pria Terduga Pencurian di Ruko di Dayeuhkolot
Polisi Amankan Dua Pria Terduga Pencurian di Ruko di Dayeuhkolot

BANDUNG — Warga Jalan Sayuran, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, digegerkan oleh dugaan aksi percobaan pencurian di sebuah ruko, Kamis sore (26/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dua pria tak dikenal diamankan warga setelah dicurigai hendak melakukan pencurian dengan modus berpura-pura menanyakan kontrakan.

Berdasarkan keterangan warga, kedua pria tersebut datang menggunakan sepeda motor dan sempat memarkirkan kendaraannya di depan ruko yang menjadi sasaran. Salah seorang pelaku kemudian masuk ke dalam bangunan, sementara rekannya tetap menunggu di atas motor.

Saksi mata, Dadang Mulyana, mengaku mulai curiga setelah melihat gerak-gerik keduanya dari seberang jalan.

“Awalnya saya melihat dua orang tidak dikenal. Tidak lama kemudian satu orang masuk ke dalam ruko, sementara temannya menunggu di motor,” ujar Dadang kepada wartawan.

Kecurigaan warga semakin kuat ketika pria yang masuk ke ruko terlihat seperti hendak mengambil sesuatu di dalam bangunan tersebut.

“Dari kejauhan kelihatan seperti mau mengambil barang. Lalu dihampiri oleh anak saya,” tambahnya.

Aksi tersebut langsung memancing perhatian warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi. Situasi sempat tegang sebelum akhirnya kedua pria itu berhasil diamankan.

Menurut Dadang, kawasan Jalan Sayuran memang kerap menjadi sasaran aksi kriminal dengan berbagai modus, mulai dari pencurian kendaraan hingga pembobolan ruko.

“Di wilayah sini memang sering terjadi pencurian. Jadi warga sekarang lebih waspada,” katanya.
Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Dayeuhkolot tiba di lokasi dan langsung membawa kedua pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami motif serta keterlibatan keduanya dalam dugaan percobaan pencurian tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan pelaku lain yang beroperasi di wilayah Dayeuhkolot.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat meningkatnya kewaspadaan warga terhadap berbagai modus kejahatan yang kerap memanfaatkan kelengahan pemilik bangunan maupun lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *