Politik dan Pemerintahan

Polsek Cimahi Sigap Evakuasi Korban Terserempet Kereta Api di Kawasan Baros

×

Polsek Cimahi Sigap Evakuasi Korban Terserempet Kereta Api di Kawasan Baros

Sebarkan artikel ini
Petugas Polsek Cimahi Teliti TKP
Petugas Polsek Cimahi Teliti TKP

CIMAHI — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Cimahi setelah menerima laporan warga terkait insiden seseorang terserempet kereta api di Jalan Sukimun RT 03 RW 04, Kelurahan Baros, Sabtu (2/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di belakang Masjid Al Qoyum, tepatnya di jalur masuk sebelum rel kereta api Baros yang berbelok ke arah Polsek Cimahi Tengah.

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, mengatakan personel langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah informasi diterima dari masyarakat.

“Begitu laporan masuk, anggota piket bersama Unit Reskrim segera menuju tempat kejadian perkara. Kami langsung melakukan pengamanan lokasi, pengecekan awal, serta koordinasi dengan PT KAI dan tim Inafis,” ujar Donny.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban untuk segera mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, identitas korban masih dalam proses pendataan oleh kepolisian.

Selain melakukan evakuasi, polisi juga memasang garis polisi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Donny menegaskan bahwa area jalur kereta api bukan tempat untuk beraktivitas sembarangan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan rel sebagai akses jalan pintas maupun tempat berkumpul.

“Jangan berjalan di atas rel, jangan menerobos palang pintu, dan selalu gunakan perlintasan resmi. Satu kelalaian kecil bisa berujung fatal,” tegasnya.

Menurutnya, masih banyak warga yang mengabaikan risiko di sekitar lintasan kereta api, padahal kereta dapat melintas sewaktu-waktu dengan kecepatan tinggi.

“Keselamatan harus jadi prioritas. Dengarkan sirine, patuhi rambu-rambu, dan awasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar rel,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Polsek Cimahi akan meningkatkan patroli dan sosialisasi di titik-titik rawan perlintasan sebidang. Upaya itu dilakukan melalui sinergi dengan PT KAI, pemerintah kelurahan, serta pengurus lingkungan setempat.

“Kami juga akan memperkuat penjagaan di perlintasan tanpa palang pintu dan memasang spanduk imbauan keselamatan,” jelas Donny.

Ia pun meminta masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat atau layanan 110 apabila melihat kejadian darurat di sekitar jalur kereta api.

“Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat penanganan dilakukan. Mari bersama-sama menjaga keselamatan demi Cimahi yang aman dan tertib,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *