Daerah

Dispernakan KBB Imbau Warga Pilih Hewan Kurban Berlabel Sehat

×

Dispernakan KBB Imbau Warga Pilih Hewan Kurban Berlabel Sehat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hewan Kurban
Ilustrasi Hewan Kurban

BANDUNG BARAT — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli hewan kurban. Warga diminta memastikan hewan yang dibeli telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memiliki label sehat resmi dari petugas.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, drh. Wiwin Aprianti, menegaskan langkah tersebut penting untuk menjamin keamanan, kesehatan, serta kelayakan hewan kurban yang akan disembelih saat Idul Adha.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memastikan hewan yang diperjualbelikan bebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat agar membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dari petugas kesehatan hewan. Label tersebut menjadi bukti bahwa hewan telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Wiwin, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter hewan dan petugas Dispernakan di sejumlah lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik hewan, usia hewan, kebersihan kandang, hingga memastikan tidak adanya gejala penyakit menular.

Selain aspek kesehatan, hewan kurban juga harus memenuhi ketentuan syariat Islam, seperti cukup umur, tidak cacat, tidak kurus, serta dalam kondisi sehat dan aktif. Hewan yang lolos pemeriksaan akan diberikan tanda atau label sehat sebagai bukti resmi dari pemerintah daerah.

Dispernakan Kabupaten Bandung Barat juga akan meningkatkan pengawasan menjelang Hari Raya Idul Adha untuk mengantisipasi peredaran hewan yang tidak layak jual maupun hewan yang terindikasi penyakit tertentu.

Masyarakat pun diingatkan agar tidak mudah tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi kesehatan hewan. Hewan yang tidak sehat dikhawatirkan berdampak pada kualitas daging dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beribadah kurban. Karena itu, pastikan membeli hewan kurban di tempat penjualan resmi dan memiliki surat keterangan kesehatan atau label sehat dari petugas,” tambahnya.

Tak hanya kepada pembeli, Dispernakan juga mengingatkan para pedagang hewan kurban agar menjaga kebersihan kandang, menyediakan pakan yang layak, serta rutin memeriksakan kondisi hewan kepada petugas kesehatan hewan.

Dalam pelaksanaan penyembelihan nanti, pemerintah daerah juga mengimbau panitia kurban di masjid maupun lingkungan masyarakat agar memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan, mulai dari proses penyembelihan hingga distribusi daging kepada warga.

Ciri-ciri Hewan Kurban Sehat

Dispernakan Kabupaten Bandung Barat turut mengingatkan masyarakat agar mengenali ciri-ciri hewan kurban yang sehat, di antaranya:

* Mata cerah dan bersih
* Nafsu makan baik
* Gerakan lincah dan aktif
* Tidak mengalami luka atau cacat
* Bulu bersih dan tidak rontok berlebihan
* Hidung lembap dan tidak mengeluarkan cairan berlebihan
* Kotoran normal dan tidak diare
* Memiliki surat kesehatan dan label sehat resmi

Dengan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah dapat berjalan aman, sehat, lancar, serta memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban. (GaR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *