Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus membuktikan diri sebagai kekuatan politik yang solutif, aplikatif, dan benar-benar berpihak pada persoalan nyata masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Dony saat menghadiri Tabligh Akbar dan Doa Bersama Puncak Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PPP di GOR Tadjimalela, Sumedang, Minggu (18/1/2026).
“Usia 53 tahun bukan waktu yang singkat. Ini simbol kematangan dan pengabdian. PPP harus membuktikan diri sebagai wahana solutif dan aplikatif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegas Dony.
Menurutnya, PPP memiliki sejarah panjang dalam perjalanan umat dan bangsa. Sejak awal berdiri, PPP membawa nilai-nilai fundamental yang tidak boleh ditinggalkan.
“Pertama, nilai Islam rahmatan lil alamin. Islam yang memberi kasih sayang bagi seluruh alam. Kedua, persatuan di atas keberagaman. Ketiga, politik yang santun, bermartabat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujarnya.
Dony menekankan, momentum Harlah harus dijadikan ruang refleksi dan evaluasi internal. Bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik balik untuk menentukan arah dan langkah strategis PPP ke depan.
“Harlah ini harus menjadi wahana bercermin. Jujur menilai apa yang sudah dan belum kita kontribusikan. Evaluasi diri secara objektif,” kata Dony.
Ia menegaskan, keberhasilan Harlah tidak diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari perubahan dan perbaikan nyata pasca-peringatan.
“Harlah dikatakan berhasil jika ada perubahan, ada perbaikan, tidak berjalan di tempat,” tegasnya.
Dony juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah PPP sebagai partai yang bermartabat dan bermanfaat bagi umat, sekaligus menatap agenda besar Pemilu Legislatif 2029.
“Saya yakin PPP sudah memiliki roadmap, peta jalan, kebijakan, dan program kegiatan menuju Pileg 2029. Saya mengapresiasi pelatihan-pelatihan kader yang dilakukan DPW dan DPP PPP,” pungkasnya.
Nada optimistis Dony menutup pesan politiknya: PPP dituntut bukan hanya eksis secara struktural, tetapi relevan secara substantif di tengah tantangan zaman.





