JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan tajam pada awal perdagangan sesi pertama, Senin pagi.
Dalam 15 menit pertama perdagangan sekitar pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat merosot hingga sekitar 5,1 persen dan bergerak di level 7.197,06 atau mendekati level psikologis 7.100.
Tekanan terhadap pasar saham domestik disebut dipengaruhi faktor eksternal yang juga menyeret bursa saham di kawasan Asia Pasifik.
Koreksi signifikan juga terlihat di sejumlah indeks regional seperti Nikkei 225 di Jepang serta KOSPI di Korea Selatan yang sama-sama bergerak di zona merah.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor di IHSG mengalami pelemahan cukup dalam pada awal perdagangan hari ini.
Sektor finansial tercatat melemah sekitar 2,65 persen. Sementara sektor konsumer primer turun 4,72 persen dan konsumer non-primer terkoreksi hingga 6,25 persen.
Sektor industri juga mengalami penurunan sekitar 4,66 persen.
Pelemahan serupa terjadi pada sektor energi yang turun sekitar 5,13 persen, meskipun sebelumnya harga komoditas minyak dunia sempat mengalami kenaikan.
Sementara itu, sektor infrastruktur mencatat koreksi paling dalam hingga 6,53 persen, disusul sektor properti yang melemah 4,62 persen.
Tekanan juga terjadi pada sektor teknologi yang turun sekitar 4 persen, serta sektor transportasi dan kesehatan yang terkoreksi di kisaran 2,9 hingga 3 persen.
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan kondisi global yang mempengaruhi sentimen pasar, sementara pergerakan IHSG diperkirakan masih berpotensi fluktuatif sepanjang sesi perdagangan hari ini.






