Edukasi

Rakorda ICMI Kota Bandung Perkuat Literasi Al-Qur’an

16
×

Rakorda ICMI Kota Bandung Perkuat Literasi Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
ICMI
ICMI Orda Kota Bandung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertema “Menguatkan Silaturahim Intelektual, Membumikan Literasi Al-Qur’an” di Pendopo Kota Bandung

BANDUNG – ICMI Orda Kota Bandung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertema “Menguatkan Silaturahim Intelektual, Membumikan Literasi Al-Qur’an” di Pendopo Kota Bandung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pengurus, anggota, dewan pakar, organisasi satuan, hingga Pemuda ICMI Kota Bandung.

Ketua ICMI Orda Kota Bandung, Tatang Muhtar, mengatakan Rakorda menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kontribusi nyata ICMI di tengah masyarakat.

“Rakorda dan silaturahmi ini bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal serta merumuskan langkah strategis organisasi dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Tatang.

Selain forum koordinasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelatihan “Rahasia 90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an dari Nol” melalui kerja sama dengan DEMAJI yang dipimpin Abu Rabbani.

Menurut Tatang, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan masyarakat, khususnya bagi peserta dewasa yang belum memiliki kemampuan membaca dasar.

Ia menjelaskan, integrasi antara silaturahmi intelektual dan pelatihan literasi Al-Qur’an mencerminkan gerakan ICMI yang memadukan ilmu, iman, dan amal secara seimbang.

Secara organisatoris, kegiatan ini sejalan dengan peran ICMI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat melalui penguatan nilai intelektual dan keagamaan.

Pelaksanaan Rakorda turut didukung hibah Pemerintah Kota Bandung dan kontribusi sejumlah mitra sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan berbasis nilai religius dan intelektualitas.

Ke depan, ICMI Orda Kota Bandung berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang religius, intelektual, dan berdaya sosial.