GARUT – Semangat dan optimisme mengiringi langkah kontingen Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar) yang resmi dilepas menuju putaran nasional Liga 4 di Pasuruan, Jawa Timur, Senin (25/5/2026).
Prosesi pelepasan dilakukan langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Tarogong Kidul. Pelepasan berlangsung penuh semangat dengan dukungan jajaran pemerintah daerah, pelatih, official hingga para pemain yang siap membawa nama Garut di pentas nasional.
Bupati Syakur mengaku bangga Persigar mampu menembus putaran nasional dan menjadi salah satu wakil Jawa Barat setelah tampil sebagai juara di level regional.
Menurutnya, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga mampu membangun energi positif, kebanggaan daerah, hingga memperkuat solidaritas masyarakat.
“Ini kebanggaan bagi Garut. Persigar berhasil menunjukkan bahwa daerah ini memiliki potensi dan talenta sepak bola yang layak diperhitungkan di tingkat nasional,” ujar Syakur.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Garut akan terus memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan Persigar selama berlaga di kompetisi nasional.
Syakur juga menitipkan pesan kepada seluruh pemain agar menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti pertandingan di Pasuruan.
“Persiapkan diri sebaik mungkin, jaga kesehatan, istirahat cukup dan jangan lupa berdoa agar bisa meraih hasil terbaik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menjelaskan Persigar membawa 32 pemain terbaik untuk menghadapi persaingan di babak nasional.
Di fase 64 besar nasional, Persigar tergabung bersama tim asal Kabupaten Pidie, Aceh, Persibom Bolaang Mongondow dari Sulawesi Utara, serta tuan rumah Pasuruan dari Jawa Timur.
Menurut Asep, kompetisi akan berlangsung ketat karena menggunakan sistem gugur menuju babak 32 besar, 16 besar hingga final.
“Target kami tentu bisa melangkah sejauh mungkin dan menembus Divisi 3 Liga Nasional,” ujarnya.
Keberangkatan Persigar ke putaran nasional pun menjadi harapan baru bagi masyarakat Garut untuk kembali melihat kebangkitan sepak bola daerah di level nasional.




