Daerah

Cimahi Sisir 3.600 Hewan Kurban Jelang Iduladha

×

Cimahi Sisir 3.600 Hewan Kurban Jelang Iduladha

Sebarkan artikel ini
Hewan Kurban
Ilustrasi : Hewan Kurban

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Sebanyak 30 petugas diterjunkan untuk memeriksa sekitar 3.600 hewan kurban yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Cimahi.

Tim pemeriksa terdiri dari petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), hingga siswa magang.

Pelepasan tim pemeriksa dilakukan langsung oleh Ngatiyana saat upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Minggu (24/5/2026).

Ngatiyana menegaskan pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh daging kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“Keberadaan tim pemeriksa hewan kurban bukan hanya menjaga kualitas hewan kurban, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, petugas memiliki tanggung jawab memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan memenuhi ketentuan syariat Islam sebelum disembelih.

Pemeriksaan dilakukan dalam tiga tahapan, mulai dari pemeriksaan di lokasi penjualan hewan kurban, pemeriksaan sebelum penyembelihan atau ante mortem, hingga pemeriksaan pascapenyembelihan atau post mortem.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Selain itu, Pemkot Cimahi juga mengimbau masyarakat lebih selektif dalam membeli hewan kurban dengan memastikan hewan telah diperiksa petugas resmi.

Hewan kurban yang layak, kata Ngatiyana, harus memenuhi sejumlah syarat seperti sehat, tidak cacat, tidak kurus, berjenis kelamin jantan, dan cukup umur sesuai ketentuan syariat.

Melalui pengawasan yang diperketat tersebut, Pemkot Cimahi berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini berjalan aman dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *