Aula Bale Kota Tasikmalaya menjadi panggung penting penegasan arah baru birokrasi daerah. Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji empat pejabat eselon II serta puluhan kepala sekolah, Rabu siang, (14/01/2026).
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan sinyal kuat perombakan dan penguatan struktur kekuasaan administratif di tubuh Pemkot Tasikmalaya.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Dalam suasana khidmat, Viman menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan zaman, terutama di era digitalisasi pemerintahan.
Empat pejabat eselon II yang dilantik yakni Amran Saefulloh sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Imin Muhaemin sebagai Inspektur, Yuda Permana sebagai Sekretaris DPRD, serta Hesti Widiawati sebagai Staf Ahli Wali Kota. Keempatnya diposisikan sebagai simpul-simpul strategis dalam mesin birokrasi kota.
Sorotan utama tertuju pada pelantikan Amran Saefulloh sebagai Kepala Dinas Kominfo. Di usia 41 tahun, Amran menjadi kepala dinas termuda di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Viman secara terbuka menjadikan momen ini sebagai bantahan atas stigma bahwa kepemimpinan birokrasi harus selalu diisi figur senior.
“Ini bukan soal usia. Ini soal kompetensi dan kinerja. Anak muda tidak boleh hanya jadi penonton. Sekarang waktunya membuktikan,” tegas Viman di hadapan peserta pelantikan.
Viman juga menegaskan bahwa Dinas Kominfo kini memegang peran sentral, bukan lagi sekadar unit pendukung. Kominfo diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi digital, pengelolaan persepsi publik, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah berbasis teknologi.
Kepada Inspektur Imin Muhaemin, Viman mendorong perubahan paradigma pengawasan. Inspektorat diminta tampil sebagai mitra strategis, bukan sekadar pencari kesalahan.
“Inspektorat harus jadi penjaga integritas. Setiap rupiah anggaran harus berdampak dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, kepada Sekretaris DPRD Yuda Permana, Viman menekankan pentingnya menjaga keseimbangan relasi eksekutif dan legislatif agar roda pemerintahan berjalan kondusif dan produktif. Adapun kepada Staf Ahli Wali Kota Hesti Widiawati, Viman berharap kajian kebijakan yang tajam dan bernilai strategis mampu memperkaya pengambilan keputusan pimpinan daerah.
Pelantikan ini juga mencakup puluhan kepala sekolah, yang dinilai sebagai langkah penting memperkuat kepemimpinan sektor pendidikan.
Menutup sambutannya, Viman mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah sejarah.
“Manusia mati meninggalkan kenangan. Tinggalkan jejak yang baik untuk Kota Tasikmalaya,” tandasnya.
Sementara Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya, Gungun Pahlagunara, memastikan seluruh proses pelantikan telah sesuai ketentuan dan kebutuhan organisasi, seraya berharap para pejabat baru segera bekerja dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.








