TASIKMALAYA — Kepemimpinan sementara Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi berada di tangan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mulai Jumat (8/5/2026).
Pergantian komando tersebut menyusul cuti Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci selama kurang lebih 20 hingga 24 hari.
Pada Rabu malam (6/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, Viman bersama istrinya, Elvira Kamarrow Putri, bertolak dari kediamannya di Jalan BKR, Perumahan Grand Mayasari Estate menuju Bandung.
Dari sana, keduanya melanjutkan perjalanan ke Jakarta sebelum dijadwalkan terbang ke Makkah pada Jumat (8/5/2026).
Selama Viman menjalankan ibadah haji, roda pemerintahan Kota Tasikmalaya akan dijalankan Diky Candra sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya.
“Hari ini Pak Wali sudah mulai persiapan untuk berangkat haji besok. Iya, besok resmi jadi Plh Wali Kota,” ujar Diky usai menghadiri resepsi Harlah GP Ansor di Grand Metro Hotel, Kamis (7/5/2026).
Meski memegang kendali pemerintahan sementara, Diky menegaskan dirinya hanya menjalankan fungsi administratif dan operasional harian tanpa mengubah arah kebijakan strategis yang telah ditetapkan wali kota.
Ia menyebut perannya sebatas menjaga stabilitas birokrasi agar pelayanan publik tetap berjalan normal selama kepala daerah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kalau Plh kan pekerja pasrah ya. Jadi tidak banyak kebijakan, hanya menjalankan tugas-tugas yang sudah diarahkan Pak Wali. Secara aturan juga tidak bisa mengubah kebijakan umum,” katanya.
Diky diperkirakan menjalankan tugas tersebut hingga awal Juni 2026, atau sampai Viman kembali ke Indonesia.
Di tengah pergantian kepemimpinan sementara itu, perhatian publik juga tertuju pada posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya.
Pasalnya, Sekda Asep Goparulah dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada Rabu (13/5/2026).
Hingga kini, sosok Pelaksana Tugas (Plt) Sekda masih belum diumumkan. Diky mengaku proses penunjukan masih menunggu administrasi dari pemerintah pusat.
“Katanya harus menunggu surat dari Kemenpan yang belum turun,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan calon Plt Sekda tetap berasal dari unsur Asisten Daerah (Asda), sesuai arahan wali kota.
Diky juga mengungkapkan pesan khusus dari Viman agar siapapun yang nantinya dipercaya mengisi posisi tersebut dapat diterima seluruh jajaran birokrasi dan bekerja secara profesional.
“Salah satu pesan Pak Wali, siapapun yang menjadi Plt Sekda mohon diterima dengan baik dan bekerja sama dengan baik,” ucapnya.
Ia menambahkan, penunjukan Plt Sekda tetap mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme birokrasi.
Sosok yang akan mengisi jabatan strategis tersebut direncanakan diumumkan dalam apel pagi pada Senin (11/5/2026).
Sementara itu, untuk beberapa pekan ke depan, Diky Candra akan menjadi nahkoda sementara Pemerintah Kota Tasikmalaya, memastikan ritme birokrasi dan pelayanan publik tetap berjalan stabil di tengah absennya wali kota yang tengah menjalankan perjalanan spiritual di Tanah Suci.
Poto : Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra (Istimewa).








