SUMEDANG – Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang ditargetkan rampung pada 2026. Sekolah unggulan berbasis asrama di bawah Kementerian Agama itu diproyeksikan mulai digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.
Hal itu mengemuka saat Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima audiensi Kementerian Agama di Ruang Tamu Bupati PPS Lantai 2, Kamis (7/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dony menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang mendukung pengembangan pendidikan unggulan di daerah.
Menurutnya, kehadiran MAN IC Sumedang menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi muda berdaya saing.
“Audiensi ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemkab Sumedang dan Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas,” ujar Dony.
Ia menjelaskan, progres pembangunan MAN IC Sumedang saat ini memasuki tahap pematangan lahan dan pembangunan pagar keliling.
Dony juga meminta percepatan koordinasi lintas perangkat daerah terkait pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah.
“Berkaitan pembangunan jalan, kami minta segera dilakukan koordinasi dengan Baperida dan BPKA. Untuk pembangunan masjid, kita dorong melalui kolaborasi pentahelix,” katanya.
Menurut Dony, jika pembangunan berjalan sesuai rencana, gedung MAN IC Sumedang sudah dapat digunakan siswa pada September 2026.
“Mudah-mudahan bulan September 2026 pembangunan selesai dan siswa sudah bisa belajar di gedung baru,” tuturnya.
Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama KSKK Kementerian Agama RI, Firdiansyah, mengapresiasi dukungan Pemkab Sumedang, terutama terkait hibah sertifikat lahan pembangunan sekolah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sumedang yang telah menghibahkan sertifikat sehingga pembangunan dapat berjalan,” ujar Firdiansyah.
Ia menjelaskan, pembangunan MAN IC Sumedang mengikuti standar nasional yang diterapkan Kementerian Agama. Namun, dukungan pemerintah daerah tetap dibutuhkan, terutama untuk infrastruktur penunjang seperti akses jalan dan masjid.
“Kami berharap proses pembangunan berjalan lancar sehingga siswa dapat segera menempati fasilitas pendidikan yang representatif,” pungkasnya.








