Daerah

Kantor Muslimat NU Sumedang Harus Lahirkan Program Strategis Perempuan

10
×

Kantor Muslimat NU Sumedang Harus Lahirkan Program Strategis Perempuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Dony Ahmad Munir saat meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Muslimat NU di Lingkungan Pusdai Islamic Center
Bupati Dony Ahmad Munir saat meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Muslimat NU di Lingkungan Pusdai Islamic Center

SUMEDANG – Pembangunan Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumedang bukan sekadar proyek fisik, tetapi diharapkan menjadi pusat lahirnya program dan kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga.

“Dari pembangunan kantor ini diharapakan lahir program dan kebijakan dari muslimat yang akan menjaga masa depan bangsa ini mewujudkan putra putri yang solehah, bersaing, berkuaitas, dan memiliki keunggulan,” kata Bupati Dony Ahmad Munir saat meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Muslimat NU di Lingkungan Pusdai Islamic Center, Sabtu (2/5/2026).

Pembangunan kantor tersebut memiliki makna penting sebagai pusat aktivitas organisasi, mulai dari perumusan program kebijakan, konsolidasi, hingga kaderisasi Muslimat NU di Kabupaten Sumedang. Bupati Dony menekankan, semangat membangun gedung harus diiringi dengan komitmen untuk menghidupkan aktivitas di dalamnya.
“Semangat membangun sekretariat ini harus sama dengan semangat dalam mengisinya. Sekretariat ini harus dimakmurkan dengan berbagai kegiatan yang berdampak bagi kemajuan NU dan Sumedang,” katanya

Ia juga menyoroti bahwa pembangunan kantor tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan kerja keras berbagai pihak, yang kini mulai terwujud sebagai langkah awal penguatan peran organisasi perempuan dalam pembangunan daerah. “Mudah-mudahan proses pembangunannya berjalan lancar. Ini adalah mimpi yang sudah lama diinginkan, dan alhamdulillah hari ini bisa kita mulai,” katanya.

Dengan adanya fasilitas ini, Muslimat NU Sumedang diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya, terutama dalam penguatan keluarga, pendidikan karakter, serta pemberdayaan perempuan.