Politik dan Pemerintahan

Bupati Sumedang Ajak Warga Hilangkan Stigma pada Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025

97
×

Bupati Sumedang Ajak Warga Hilangkan Stigma pada Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025

Sebarkan artikel ini
Hari AIDS
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Sumedang 2025

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Sumedang 2025 yang berlangsung di Bale Sawala Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Senin (1/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia merupakan kesempatan penting untuk memperkuat kepedulian dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap isu kesehatan tersebut.

“Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna. Saya bersyukur karena mencerminkan arah pembangunan di Kabupaten Sumedang,” katanya.

Dony menjelaskan bahwa pembangunan daerah berlandaskan tiga pilar utama: agama, budaya, dan teknologi. Ketiganya menjadi fondasi dalam menjalankan visi-misi Kabupaten Sumedang.

“Agama menjadi kompas, budaya memperkokoh etos kerja, dan teknologi membantu mempercepat setiap langkah pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan pentahelix dalam memajukan daerah. Kehadiran berbagai unsur masyarakat di kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus, menurutnya, menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor.

Terkait pelayanan kesehatan, Bupati menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga menjaga masyarakat tetap sehat melalui langkah promotif dan preventif.

“Penanganan kesehatan dimulai dari edukasi, pencegahan, hingga pengobatan dan pemulihan. HIV/AIDS bukan hanya isu medis, tetapi juga menyangkut pola pikir dan cara pandang kita,” jelasnya.

Dony mengingatkan bahwa HIV/AIDS bisa dialami siapa saja dan tidak selalu berkaitan dengan perilaku berisiko. Menurutnya, kurangnya pengetahuan dan stigma sering memperburuk kondisi masyarakat yang terdampak.

“Mengatasi HIV/AIDS bukan hanya soal obat-obatan, tetapi bagaimana kita bersikap dan menyikapi persoalan ini,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia harus menjadi ruang untuk memberi perhatian kepada kelompok yang kerap terpinggirkan akibat stigma sosial.

“Kepada masyarakat yang hidup dengan HIV/AIDS, para pegiat, dan komunitas, kalian tidak sendiri. Kita harus menghadirkan empati dan memastikan tidak ada warga Sumedang yang terisolasi karena status kesehatannya,” tegas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai refleksi untuk bersama-sama menjadi bagian dari solusi, terutama dengan mengubah cara pandang terhadap HIV/AIDS.

“Pemerintah akan terus hadir. Saat ini 35 puskesmas dan rumah sakit daerah telah siap memberikan layanan tes HIV/AIDS,” pungkasnya. (Elvi)