Daerah

Hujan Deras Terjang Rahong, 15 Mobil Tertimpa Pohon

×

Hujan Deras Terjang Rahong, 15 Mobil Tertimpa Pohon

Sebarkan artikel ini
Mobil
Sejumlah pohon pinus tumbang dan menimpa sedikitnya 15 kendaraan milik pengunjung yang terparkir di area wisata Rahong

BANDUNG — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Wisata Rahong, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/3/2026).

Akibatnya, sejumlah pohon pinus tumbang dan menimpa sedikitnya 15 kendaraan milik pengunjung yang terparkir di area wisata tersebut.

Pangalengan, Edi Prama, membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi, terdapat empat kendaraan yang mengalami kerusakan parah.

“Dari hasil pantauan di tempat kejadian, empat unit kendaraan rusak berat, sementara lainnya mengalami kerusakan ringan,” ujarnya.

ringan yang dimaksud meliputi kaca retak hingga bodi kendaraan tergores akibat tertimpa ranting dan dahan pohon.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini sempat memicu kepanikan di kalangan wisatawan. Sejumlah pengunjung menilai minimnya langkah antisipasi dari pihak pengelola menjadi faktor yang memperparah situasi.

Seorang pengunjung mengaku kecewa karena tidak adanya peringatan dini bakal ada cuaca ekstrem maupun respons cepat saat kejadian berlangsung.

“Seharusnya ada antisipasi. Informasi cuaca ekstrem sudah ada, tapi tidak terlihat kesiapsiagaan di lokasi,” keluhnya.

Kawasan Wisata Rahong sendiri dikelola oleh Perhutani bersama sejumlah pengelola lokal. Namun, insiden ini memunculkan sorotan terkait aspek keselamatan pengunjung.

Sejumlah pihak menilai, pohon-pohon pinus di area parkir diduga tidak mendapat perawatan optimal, termasuk pemetaan risiko tumbang saat cuaca ekstrem.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait tanggung jawab maupun skema ganti rugi terhadap kendaraan yang terdampak.

Cuaca ekstrem ini menjadi peringatan keras bagi pengelola wisata untuk tidak mengabaikan aspek mitigasi risiko, terutama di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *