Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu beradaptasi dengan perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan memanfaatkannya sebagai alat untuk meningkatkan kinerja serta efektivitas kerja.
“Kita harus siap hidup berdampingan dengan AI. Peran manusia tetap penting, namun penguasaan AI menjadi keharusan,” ujar Dony saat memberikan arahan dalam Forum Satu Data dan Pelatihan Sumedang AI, bagian dari implementasi Satu Data menuju visi “Sumedang Simpati Semakin Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Menurutnya, AI kini menjadi komponen strategis dalam pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan.
“AI harus kita maknai, kita modifikasi, dan kita beri warna. Mulai hari ini hingga ke depan, kita harus bekerja selaras dengan AI,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya penerapan logical framework dalam setiap program sehingga seluruh kegiatan SKPD berkontribusi nyata terhadap pencapaian visi-misi daerah.
“Setiap program harus jelas kontribusinya bagi Sumedang Simpati. Libatkan pentahelix di setiap kebijakan agar kita mencapai tujuan besar menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Selain itu, Dony meminta setiap SKPD aktif menyampaikan informasi publik melalui pembuatan konten tentang kegiatan dan progres program. Hal ini dianggap penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Saya minta seluruh penerima DAK melaporkan perencanaan dan progresnya, sekaligus membuat konten informatif agar publik mengetahui apa yang sedang dikerjakan,” ujarnya.
Dalam agenda tersebut, Diskominfosanditik bersama BPS Sumedang juga melakukan evaluasi penyelenggaraan Satu Data, dilanjutkan dengan pembahasan evaluasi siJagur, sosialisasi TPP berbasis kinerja SKPD, serta pelatihan pemanfaatan AI bagi ASN. (Elvi)







