GARUT – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan jalur mudik Lebaran di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (14/3).
Kunjungan kerja tersebut dipusatkan di Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, sekaligus untuk memastikan kesiapan arus lalu lintas menjelang puncak mudik Idulfitri.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan kompensasi kepada para pengemudi kendaraan tidak bermotor yang biasa beroperasi di jalur utama mudik.
Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional menerima bantuan tersebut, terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang selama ini beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi di wilayah Garut.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di jalur utama saat puncak arus mudik, sehingga perjalanan pemudik dapat berlangsung lebih lancar.
Menhub Dudy Purwagandhi mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dan aparat terkait dalam mempersiapkan jalur mudik di Garut.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat keamanan menjadi kunci dalam memastikan kelancaran arus mudik tahun ini.
Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik.
Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas pendukung di sepanjang jalur mudik.
“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati. Bahkan jalur alternatif yang sebelumnya berlubang juga telah selesai diperbaiki,” ujar Syakur.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pos terpadu di empat titik utama jalur mudik, yakni Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong.
Fasilitas kesehatan melalui puskesmas di sepanjang jalur mudik juga disiagakan selama 24 jam. Rest area serta kebersihan lingkungan turut dipersiapkan guna memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Garut.








