Daerah

Pemkab Garut Siap Kawal Mudik Lebaran, 3 Juta Pemudik Diprediksi Datang

66
×

Pemkab Garut Siap Kawal Mudik Lebaran, 3 Juta Pemudik Diprediksi Datang

Sebarkan artikel ini
Buapti Garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring langsung jalur mudik di wilayah utara Kabupaten Garut

GARUT—Pemerintah Kabupaten Garut bersama jajaran TNI/Polri memastikan kesiapan penuh menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Komitmen ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolres Garut, Karangpawitan, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai simbol kesiapan lintas sektor dalam mengamankan mobilitas jutaan pemudik yang diperkirakan memadati wilayah Garut.

Syakur mengungkapkan, lebih dari 3 juta pemudik diprediksi akan masuk ke Kabupaten Garut tahun ini. Mengantisipasi lonjakan tersebut, koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak jauh hari.

“Kita sudah siapkan empat titik siaga, melibatkan PUPR, BPBD, hingga damkar untuk antisipasi bencana, terutama banjir karena curah hujan masih tinggi,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, Pemkab Garut juga memastikan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Operasi pasar murah akan terus digelar bersama aparat keamanan guna menjaga harga dan ketersediaan bahan pokok.

Selain itu, kebijakan khusus diterapkan dengan pemberian insentif bagi kusir andong, pengemudi ojek, dan becak di jalur utama mudik. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode puncak.

Di sisi lain, Pemkab Garut juga menyiapkan rest area di kantor-kantor kecamatan strategis, serta menyiagakan fasilitas kesehatan di sepanjang jalur mudik. Infrastruktur pendukung seperti penerangan jalan umum dan perbaikan jalan darurat juga dipercepat.

Sementara itu, Kapolres Garut, Yugi Bayu Hendarto, menegaskan Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret, dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Fokus kami mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan. Pos pengamanan dan pelayanan sudah disiapkan di berbagai titik,” ujarnya.

Untuk mengurai kemacetan di pasar tumpah, kepolisian akan memasang water barrier guna mencegah parkir liar di bahu jalan. Pengamanan juga diperketat di kawasan wisata dan lokasi ziarah yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Sebanyak 1.747 personel gabungan, termasuk anggota Brimob, diterjunkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Garut.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemkab Garut optimistis pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali.