Daerah

Rusunawa Adiarsa Kumuh, Warga Bertahan karena Sewa Murah

23
×

Rusunawa Adiarsa Kumuh, Warga Bertahan karena Sewa Murah

Sebarkan artikel ini
Rusunaea
Rusunawa Adiarsa di Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang

KARAWANG – Di tengah cat dinding yang mengelupas, lorong sempit penuh jemuran, dan noda lembap yang menempel di hampir setiap sudut bangunan, puluhan keluarga berpenghasilan rendah masih memilih bertahan di Rusunawa Adiarsa, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Bagi mereka, rusunawa yang tampak kusam itu bukan sekadar bangunan tua, melainkan satu-satunya ruang hidup yang masih mungkin dijangkau.
Sekitar 40 kepala keluarga hingga kini masih menghuni bangunan bertingkat di Kampung Adiarsa, Kelurahan Adiarsa tersebut.

Murahnya biaya sewa menjadi alasan utama mereka bertahan.
Tarifnya berkisar Rp200 ribu per bulan untuk lantai satu, Rp150 ribu lantai dua, dan Rp135 ribu lantai tiga.

Di tengah keterbatasan itu, lorong-lorong rusunawa justru tetap menyimpan denyut kehidupan.

Pot-pot tanaman kecil berjajar di depan kamar, sementara suara anak-anak bermain memecah kesan suram yang selama ini melekat pada bangunan tersebut.

Salah seorang penghuni, Mimi, mengakui kondisi bangunan memang jauh dari ideal.

Namun, tekanan ekonomi membuat pilihan mereka sangat terbatas.
“Yang penting bisa buat tinggal. Di luar mahal, di sini masih terjangkau,” ujar Mimi, Selasa (13/4/2026).

Sebagian besar penghuni diketahui bekerja di sektor informal, mulai dari kuli bangunan, tukang parkir, hingga pekerja harian lepas.

Penghasilan yang tidak menentu membuat hunian murah menjadi satu-satunya opsi realistis.

Meski demikian, harapan mereka tidak padam.
Mimi mewakili suara penghuni lain berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi rusunawa agar lebih aman dan nyaman.

“Harapannya ada perbaikan, biar kami bisa tinggal lebih nyaman,” tambahnya.

Rusunawa Adiarsa menjadi potret kontras pembangunan perkotaan: di balik bangunan yang menua dan nyaris kusam, masih ada rakyat kecil yang bertahan hidup dengan harapan sederhana—tempat tinggal layak dan terjangkau.