Internasional

Blokade AS Bolong, Barang Bebas Keluar Masuk Iran Via Pakistan

×

Blokade AS Bolong, Barang Bebas Keluar Masuk Iran Via Pakistan

Sebarkan artikel ini
Iran Palistan
Ilustrasi : Pejabat Iran dan Pakistan buat kesepakatan akali Blokade AS

JAKARTA — Langkah Pakistan membuka enam jalur perdagangan darat menuju Iran memunculkan dinamika baru di tengah mandeknya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran pascaperang di kawasan Teluk.

Kebijakan Islamabad itu dinilai menjadi “nafas tambahan” bagi ekonomi Iran yang terpukul akibat blokade Amerika Serikat di pelabuhan-pelabuhan strategis dan pembatasan lalu lintas di Selat Hormuz.

Dalam laporan Al Jazeera, Pakistan menyatakan jalur darat tersebut akan digunakan untuk memfasilitasi pengiriman barang dari pelabuhan Pakistan menuju Iran.

Keputusan itu diumumkan tak lama setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi ke Islamabad dalam rangkaian diplomasi regional Teheran.

Sejak awal April 2026, Amerika Serikat disebut memperketat blokade terhadap pelabuhan Iran. Kondisi tersebut membuat arus impor terganggu dan memaksa banyak kapal kontainer mengalihkan rute ke Pakistan.

Di sisi lain, Iran juga membatasi aktivitas pelayaran di Selat Hormuz sebagai respons terhadap tekanan militer dan ekonomi Washington.

Akibat situasi tersebut, krisis energi global mulai terasa di berbagai negara, terutama yang bergantung pada distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk.

Pakistan termasuk negara yang terdampak cukup berat. Karena itu, pembukaan koridor darat dianggap sebagai langkah pragmatis untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik sekaligus mempertahankan hubungan dengan Teheran.

Namun kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan baru dengan Washington.

Sejumlah analis menilai langkah Pakistan dapat dianggap melemahkan strategi “maximum pressure” Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran.

Trump sebelumnya mengklaim blokade ekonomi terhadap Iran berjalan efektif dan membuat ekonomi Teheran terpuruk.

“Iran tidak mendapatkan uang dari minyak. Kekuatan blokade ini luar biasa,” kata Trump dalam pernyataannya.

Meski demikian, Pakistan menegaskan jalur perdagangan itu hanya diperuntukkan bagi barang umum dan tidak digunakan untuk ekspor minyak Iran yang masih terkena sanksi internasional.

Di tengah situasi tersebut, Islamabad kini berada di posisi sulit. Selain berusaha menjaga hubungan dengan sekutu strategisnya, Amerika Serikat, Pakistan juga harus mempertahankan hubungan ekonomi dan keamanan dengan Iran sebagai negara tetangga utama.

Sementara itu, Teheran tetap menolak negosiasi langsung dengan Washington selama blokade ekonomi dan tekanan militer belum dicabut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *