TASIKMALAYA – Suasana haru menyelimuti kegiatan penyembelihan hewan kurban yang digelar Komunitas Squad Hijrah Parkir Mannaku di Saung Squad Hijrah, Jalan Sukalaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Kamis (28/5/2026).
Tiga anak yatim piatu binaan komunitas tersebut tak mampu menyembunyikan rasa bahagia ketika impian mereka untuk menjadi peserta kurban akhirnya terwujud pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Ketiga anak itu masing-masing bernama Zilfa Maratusolihah, Ajril P. Pratama, dan Iqbal Mauludin. Nama mereka diumumkan sebagai peserta kurban setelah terpilih melalui undian dalam kegiatan pengajian rutin dan santunan anak yatim sebelumnya.
Tahun ini, Squad Hijrah Parkir Mannaku menyembelih tiga ekor sapi kurban yang masing-masing diatasnamakan kepada ketiga anak tersebut.
Momen itu menjadi pengalaman istimewa bagi mereka. Dari total 118 anak yatim piatu binaan komunitas, hanya tiga anak yang mendapat kesempatan menjadi peserta kurban tahun ini.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa ikut kurban tahun ini karena bantuan dan dukungan dari rekan-rekan Squad Hijrah,” ujar Zilfa dengan mata berkaca-kaca.
Zilfa bahkan mengaku sempat bermimpi didatangi kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia beberapa hari sebelum Idul Adha.
“Saya bermimpi didatangi mamah dan bapak. Mereka tersenyum bahagia melihat saya,” tuturnya lirih.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Tanpa dukungan anggaran pemerintah maupun proposal besar, seluruh kegiatan berjalan dari hasil parkir harian serta bantuan para donatur.
Ratusan warga dan anak yatim piatu lainnya turut hadir menerima pembagian daging kurban di lokasi kegiatan.
Ketua Squad Hijrah Parkir Mannaku, Bang Obeng, mengatakan kegiatan sosial untuk anak yatim piatu telah rutin dilakukan selama lima tahun terakhir.
“Alhamdulillah setiap bulan kami rutin mengadakan pengajian, santunan anak yatim piatu, dan kegiatan Jumat Berbagi,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah anak yatim piatu binaan kini mencapai 118 orang. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga dukungan pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan dasar sehari-hari.
“Semoga kami tetap istiqomah dan para donatur selalu diberikan kesehatan serta rezeki yang melimpah,” pungkasnya.
Di tengah keterbatasan, komunitas tersebut membuktikan bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Dari hasil parkir sederhana dan tangan-tangan yang ikhlas berbagi, mereka mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.




