SUMEDANG – Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Sumedang menjadi momentum apresiasi bagi para pembina dan pelatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyerahkan secara simbolis Piagam Penghargaan Paskibraka Tahun 2025 kepada para pembina, pelatih, panitia, dan anggota Paskibraka di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6).
Penghargaan diberikan kepada Bilqi dari unsur Kepolisian, Jaenudin dari Kodim 0610/Sumedang, Asep Rahmat dari Kesbangpol Kabupaten Sumedang, serta dua anggota Paskibraka Kabupaten Sumedang.
Dony mengatakan, keberhasilan pembinaan Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh anggota yang bertugas saat upacara pengibaran bendera.
Menurutnya, terdapat peran besar para pembina, pelatih, dan panitia yang bekerja di balik layar dalam menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda.
“Mereka adalah sosok yang menanamkan disiplin, semangat kebangsaan, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan,” kata Dony.
Dony menilai Paskibraka merupakan wadah strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki integritas.
Ia menegaskan, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan kader pemimpin masa depan yang akan menjaga Merah Putih dengan pengabdian dan nilai-nilai Pancasila.
“Semangat Pancasila harus diwujudkan dalam kerja nyata, pengabdian, dan keteladanan. Saya berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk berprestasi dan mengabdi bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.








