BANDUNG BARAT – Semangat demokrasi di tingkat desa kembali ditunjukkan warga Desa Nyalindung, Kabupaten Bandung Barat. Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Desa (DPD) yang digelar melalui Rapat Pleno Terbuka, Minggu (7/6), berlangsung lancar, transparan, dan mendapat partisipasi tinggi dari masyarakat.
Pemilihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan wakil yang akan menyuarakan aspirasi warga.
Ketua Panitia Pemilihan Aan Suryana mengatakan proses pemungutan suara dilaksanakan melalui lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mewakili empat dusun di Desa Nyalindung.
“Seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. Tingginya partisipasi warga menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan dan demokrasi desa,” kata Aan, Minggu (7/6).
Menurutnya, kelancaran pelaksanaan pemilihan tidak lepas dari dukungan masyarakat serta komitmen panitia dalam menjaga transparansi sejak proses pemungutan hingga penghitungan suara.
Berdasarkan hasil pleno terbuka, tujuh kandidat dengan perolehan suara terbanyak resmi ditetapkan sebagai Anggota DPD Desa Nyalindung periode mendatang. Mereka adalah Agus Taryana, Endi Supriyadi, Aep Saepuloh, Tini Triznawati, Dani, Anisa Novianti, dan Imas Maesaroh.
Ketujuh anggota terpilih akan menjalankan fungsi representasi masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah desa dalam mengawal pembangunan dan pelayanan publik.
Kepala Desa Nyalindung mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga proses demokrasi berlangsung aman dan kondusif. Ia berharap para anggota DPD yang baru dapat menjalankan amanah masyarakat dengan penuh integritas.
“DPD harus menjadi jembatan aspirasi warga dan mampu bersinergi dengan pemerintah desa untuk mendorong kemajuan Desa Nyalindung,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk memperhatikan keterwakilan perempuan dalam lembaga perwakilan desa.
Pelaksanaan pemilihan DPD Desa Nyalindung dinilai menjadi cerminan semakin menguatnya budaya demokrasi di tingkat akar rumput. Tingginya keterlibatan masyarakat menunjukkan tumbuhnya kesadaran bahwa pembangunan desa membutuhkan partisipasi, transparansi, dan kolaborasi seluruh elemen warga.




