BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Dome Balerame, Soreang, Senin (15/6/2026), dengan menghadirkan pawai obor serentak di 31 kecamatan. Khusus di wilayah Soreang, Katapang, dan Cangkuang, kegiatan diikuti sekitar 3.000 jamaah dari berbagai kontingen.
Hadir dalam peringatan tersebut Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Bunda Bedas Emma Dety Permanawati, Wakil Bupati Ali Syakieb beserta istri Margin Winaya, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali doa akhir tahun dan doa awal tahun di Masjid Al-Fathu, dilanjutkan salat berjamaah, tausiah keagamaan oleh KH. Aa Ahmad Sutana, KH. Rd. M. Hariri Badul Azis Azmatkhan, dan Farid Abdul Qodir, serta pawai obor.
Bupati yang akrab disapa KDS mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas ibadah.
“Semoga seluruh amal ibadah yang telah kita lakukan diterima Allah SWT. Di tahun baru Hijriah ini, mari kita berdoa agar masyarakat Kabupaten Bandung senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan,” ujarnya.
KDS menegaskan sinergi ulama dan umara akan terus diperkuat sebagai modal pembangunan daerah.
“Kolaborasi ulama dan pemerintah merupakan modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju, berkelanjutan, dan berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Pada kesempatan itu, KDS juga memastikan keberlanjutan program sosial-keagamaan, termasuk insentif bagi guru ngaji dan penyaluran bantuan kain kafan melalui para camat ke seluruh pemerintah desa dan MUI tingkat desa di Kabupaten Bandung.





