Internasional

Arab Saudi Cs Diam-diam Bangun Pakta Keamanan Tanpa Amerika, Rubio Auto Keliling Teluk

×

Arab Saudi Cs Diam-diam Bangun Pakta Keamanan Tanpa Amerika, Rubio Auto Keliling Teluk

Sebarkan artikel ini
Marco Rubio
Rubio lobi sekutu Teluk soal deal Iran — tapi Saudi cs diam-diam sudah bangun pact keamanan baru!

KUWAIT CITY — Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio melanjutkan tur tiga hari di kawasan Teluk dalam upaya meyakinkan sekutu-sekutu Amerika yang skeptis terhadap kesepakatan awal dengan Iran, Rabu (25/6/2026). Namun di balik kunjungan diplomatik Marco Rubio tersebut, muncul laporan mengejutkan — negara-negara Teluk secara diam-diam mulai membangun arsitektur keamanan regional baru yang berpotensi meminggirkan peran Washington.

Dlaporkan FRANCE 24, Marco Rubio berusaha meyakinkan negar-negara teluk bahwa AS tidak akan melakukan tindakan apapun yang melemahkan keamanan sekutu lamanya di kawasan Teluk. Sebelum tiba di Kuwait, ia bertemu Syekh Mohammed bin Zayed di Abu Dhabi — salah satu dari enam anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang paling terdampak serangan Iran selama konflik berlangsung.

Para sekutu Teluk menyampaikan kekhawatiran bahwa kesepakatan awal AS-Iran tidak menyentuh program rudal dan drone Teheran, serta jaringan proksi Iran di kawasan. Isu retribusi di Selat Hormuz juga menjadi ganjalan — Marco Rubio menegaskan Iran tidak berhak memungut biaya dari kapal yang melintas di jalur tersebut.

Jurnalis senior Borzu Daragahi yang dimintai komentar menilai kepanikan Gedung Putih sudah terlihat nyata. Menurutnya, negara-negara Teluk besar — termasuk Arab Saudi, Pakistan, Qatar, dan Turki — telah memainkan peran diplomatik kunci dalam mempertemukan Iran dan AS, dan kini berpotensi membentuk pakta keamanan regional yang lebih luas, bahkan mungkin melibatkan Iran, guna mencegah perang serupa terulang.

Menurutnya, Riyadh tengah mengumpulkan para pemimpin regional dalam waktu dekat untuk membahas pembentukan kerangka keamanan baru tersebut — sebuah langkah yang bisa membuat posisi AS semakin tidak relevan di kawasan yang selama ini menjadi basis pengaruh terbesarnya.

Soal Lebanon, FRANCE 24 melaporkan Israel tengah dalam pembicaraan mengenai rencana yang didukung AS untuk menyerahkan sebagian wilayah selatan Lebanon yang kini masih diduduki pasukan Israel. Rubio dijadwalkan menutup turnya di Bahrain — negara yang dihantam sekitar 700 rudal dan drone Iran selama konflik — dengan pertemuan bersama perwakilan seluruh anggota GCC pada Kamis (26/6/2026).