KARAWANG – Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, dipadati ratusan warga, Minggu 28 Juni 2026. Mereka nonton bareng atau nobar Piala Dunia 2026 yang dipadukan bazar UMKM.
Sebanyak 54 tenda UMKM mengelilingi lapangan. Kuliner dan produk lokal dijajakan untuk pengunjung nobar.
Warga datang usai Car Free Day. Mereka duduk lesehan di depan layar lebar untuk menyaksikan Portugal vs Kolombia.
Antusiasme tinggi membuat suasana meriah namun tertib. Lapangan Karangpawitan menjadi pusat keramaian pagi itu.
Panitia Wahyudi menyebut nobar digabung bazar atas arahan Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Tujuannya hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa menikmati atmosfer Piala Dunia sekaligus belanja produk UMKM lokal. Harapannya ekonomi masyarakat ikut terdongkrak,” ujar Wahyudi.
Ia menjelaskan, nobar hasil kolaborasi Pemkab Karawang, PWI Karawang, dan Kadin Karawang. Kadin bertugas sebagai pelaksana di lapangan.
Agenda nobar akan terus digelar. Dimulai dari fase penyisihan hingga partai final Piala Dunia 2026.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Kami siapkan kegiatan sampai final. Alhamdulillah acara aman, tertib, dan lancar,” tutupnya.
Nobar Piala Dunia 2026 sekaligus bazar UMKM dinilai efektif mendongkrak omzet pelaku usaha mikro. Pemerintah daerah menyebut kegiatan serupa akan rutin dihelat.








