SUMEDANG – Menghadapi ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena alam, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mewanti-wanti seluruh jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) agar bergerak lebih cepat dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan agar penanganan di lapangan tidak lambat hingga memicu kegaduhan di media sosial.
“Jangan sampai menunggu viral dulu dari masyarakat baru bergerak. Harus siapkan dan dipetakan dari sekarang,” tegas Bupati Sumedang saat menerima audiensi jajaran PMI Kabupaten Sumedang di Ruang Kerja Bupati PPS, Senin (29/6).
Bupati Sumedang meminta PMI segera bersiap mengantisipasi dampak El Nino yang diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus hingga akhir tahun berdasarkan data BMKG. PMI diinstruksikan untuk berkolaborasi dengan PDAM guna memetakan wilayah rawan dan menyalurkan pasokan air bersih secara cepat.
Selain urusan kekeringan, Bupati Sumedang juga menginstruksikan PMI bersama Dinas Kesehatan untuk selalu ‘pasang badan’ di setiap titik keramaian dan kegiatan olahraga masyarakat, seperti di SOR Cigugur, tanpa harus menunggu undangan atau diminta terlebih dahulu.
Merespons instruksi tersebut, Ketua PMI Kabupaten Sumedang, Agus Seksarsyah Rasjidi, menyambut baik dan mengapresiasi arahan kepala daerah. Pihaknya menyatakan siap siaga penuh untuk menerjunkan personel di berbagai titik rawan kesehatan maupun lokasi terdampak bencana di Sumedang.








