Uncategorized

HANI 2026: 4,15 Juta Orang Indonesia Terpapar Narkoba, Garut Bagaimana?

×

HANI 2026: 4,15 Juta Orang Indonesia Terpapar Narkoba, Garut Bagaimana?

Sebarkan artikel ini
HANI Garut
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional HANI 2026 di Lapangan Setda Garut, Tarogong Kidul, Senin 29/6/2026

GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional HANI 2026 di Lapangan Setda Garut, Tarogong Kidul, Senin 29/6/2026.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan arahan Kepala BNN RI. Ia menyorot data prevalensi narkoba yang terus naik. Mengacu World Drug Report 2025, prevalensi Indonesia 2025 tembus 2,11% atau setara 4,15 juta jiwa.

HANI Garut Sorot Lonjakan Prevalensi 2,11 Persen

Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya 1,73%. Penyalahgunaan narkoba didominasi usia produktif 17 sampai 40 tahun.

“Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang angka prevalensi sebesar 1,73%, dengan tren penyalahgunaan didominasi oleh usia produktif umur 17-40 tahun,” ungkap Abdusy Syakur.

Bupati menegaskan HANI harus jadi refleksi kepedulian bersama. Dampak narkotika mengancam kesehatan, keselamatan, dan masa depan bangsa. Tema HANI 2026 diangkat “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045.”

Pemkab Garut Komitmen Lindungi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Garut mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi, dan penegak hukum memperkuat komitmen melindungi anak dan remaja dari jerat narkoba. Upaya dilakukan lewat pencegahan, edukasi masif, rehabilitasi, hingga penguatan ketahanan keluarga.

“Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan peredaran hukum terhadap jaringan peredaran narkotika akan mempunyai kontribusi dalam membentuk generasi kuat,” tambah Bupati.

Ia berharap seluruh komponen bangsa menyatukan komitmen menyelamatkan generasi muda demi Indonesia bersih narkoba. Slogan internasional “Together We Can Take The World Drugs Problem” digaungkan.