Peristiwa

Tabung Gas Meledak, Lukai 4 Warga Setiamanah Cimahi

×

Tabung Gas Meledak, Lukai 4 Warga Setiamanah Cimahi

Sebarkan artikel ini
Gas Meledak
Tabung Gas Meledak, Lukai 4 Warga Setiamanah Cimahi

CIMAHI – Kepanikan menangani tabung gas bocor berujung ledakan. Sebuah rumah di Jalan Warung Contong RT 04 RW 09, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah terbakar, Senin 29/6/2026.

Insiden menyebabkan empat warga luka ringan. Beruntung api tidak meluas sehingga kerugian bisa ditekan.

Tabung Gas Bocor Direndam Air Picu Ledakan

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan peristiwa terjadi pukul 10.05 WIB. Seorang pegawai rumah milik Ipah mendengar suara mendesis dari tabung gas di dapur.

Karena panik, penghuni merendam tabung gas ke dalam air agar kebocoran berhenti. “Namun, beberapa saat kemudian tabung tersebut justru meledak dan memicu kebakaran di area dapur,” kata Aep.

Damkar menerima laporan pukul 10.12 WIB. Satu unit mobil dan lima personel tiba di lokasi pukul 10.17 WIB. Saat itu api sudah padam sendiri. Petugas lalu melakukan pemeriksaan dan pendataan.

4 Korban Luka Ringan Dilarikan ke RS Dustira

Akibat ledakan, empat warga mengalami luka ringan: Sutiyem 55, Dian Ratnawati 51, Nuraeni 57, dan Pramadhita 26. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Dustira.

Kebakaran menghanguskan dapur seluas 8 meter persegi dari total bangunan 120 meter persegi. Kerugian bangunan Rp2 juta, peralatan Rp5 juta. Aset yang terselamatkan ditaksir Rp1,7 miliar.

Seluruh 12 penghuni rumah dipastikan selamat. Penanganan selesai pukul 10.25 WIB, petugas kembali markas pukul 10.50 WIB.

Damkar Cimahi Imbau Jangan Panik Hadapi Gas Bocor

Aep menyebut penyebab sementara adalah penanganan keliru terhadap tabung bocor. Ia mengimbau warga tidak panik saat gas bocor.

“Segera matikan kompor, buka ventilasi agar gas tidak terakumulasi, serta hubungi petugas atau teknisi,” ujarnya.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Penanganan yang keliru justru dapat memicu ledakan maupun kebakaran yang membahayakan penghuni rumah,” pungkasnya.