Daerah

Bupati Dony Dorong DKS Jadi Akselerator Perda Sumedang Puseur Budaya

×

Bupati Dony Dorong DKS Jadi Akselerator Perda Sumedang Puseur Budaya

Sebarkan artikel ini
Perda Kebudayaan
upati Dony minta Dewan Kebudayaan jadi penggerak Perda Sumedang Puseur Budaya Sunda. Pelantikan DKS 25 Juli 2026, fokus program seni dan budaya

SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima audiensi Ketua Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) Andi beserta pengurus di Gedung Negara, Selasa 30/6/2026. Pertemuan membahas pelantikan DKS 25 Juli 2026 dan implementasi Perda Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS).

Ketua Dewan Kebudayaan Andi memaparkan rencana pelantikan dan program strategis. Program itu meliputi penguatan rekomendasi kebijakan, kuratorial produk budaya, hingga pembinaan ekosistem seni di Kabupaten Sumedang.

Bupati Dony menegaskan Perda SPBS harus diwujudkan nyata. “Jangan hanya dokumen. Harus ada lembaga penggerak agar nilai budaya Sunda hidup dan jadi karakter masyarakat. Dewan Kebudayaan berperan sebagai akselerator dan dinamisator,” ujarnya.

Menurut Dony, implementasi Perda SPBS perlu program konkret seperti pertunjukan seni rutin, seminar, lokakarya, festival budaya, dan pemanfaatan fasilitas seperti geoteater. Dewan Kebudayaan juga jadi mitra strategis pemerintah dalam memberi rekomendasi kebijakan.

“Pemerintah ingin pembinaan budaya berjalan baik, tapi tetap hormati independensi seniman. Formulasi peran DKS perlu diperkuat sebagai fasilitator dan penggerak kemajuan budaya,” katanya.

Ketua DKS Andi menyatakan siap bersinergi dengan Pemkab Sumedang. Fokusnya pada pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, dan pemajuan kebudayaan daerah sesuai amanat Perda SPBS.

Di akhir audiensi, Dony memastikan dukungan penuh Pemkab untuk pelantikan DKS di Gedung Negara. Momentum itu untuk memperkuat kolaborasi menjaga jati diri budaya Sumedang.