Daerah

Tanpa APBD, Disnaker Tasikmalaya Luncurkan AI Job Matcher

×

Tanpa APBD, Disnaker Tasikmalaya Luncurkan AI Job Matcher

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Deni Diyana
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Deni Diyana, saat memperkenalkan aplikasi AI Job Matcher

TASIKMALAYA – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya kembali mencatatkan prestasi inovasi pelayanan publik di era digital. Baru-baru ini, instansi tersebut secara resmi meluncurkan AI Job Matcher, sebuah aplikasi canggih berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Inovasi ini dirancang khusus untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi lowongan pekerjaan secara cepat, akurat, dan real time tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit.

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya, H. Deni Diyana, menjelaskan bahwa kehadiran AI Job Marker merupakan pengembangan signifikan dari layanan pencari kerja sebelumnya yang memanfaatkan sistem barcode Hayu Gawe. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan akses informasi ketenagakerjaan yang lebih modern.

“Melalui AI Job Matcher, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan,” ujar Deni saat ditemui di kantornya, Selasa (14/7/2026), sembari menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi aparatur sipil negara.

Keunggulan utama dari aplikasi ini adalah konektivitasnya yang luas. Tidak hanya menampilkan lowongan pekerjaan yang tersedia khusus di wilayah Kota Tasikmalaya, sistem ini juga terhubung langsung dengan basis data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Dengan demikian, para pengguna atau pencari kerja dapat mengakses berbagai peluang karir dari berbagai wilayah di seluruh Nusantara hanya melalui satu platform terintegrasi. Hal ini membuka wawasan dan kesempatan yang lebih besar bagi talenta lokal untuk bersaing di pasar tenaga kerja nasional yang semakin kompetitif dan dinamis.

Yang paling menarik, seluruh proses pengembangan AI Job Matcher dilakukan sepenuhnya oleh tim teknologi informasi (IT) internal Disnaker Kota Tasikmalaya. Proyek strategis ini tidak melibatkan pihak ketiga maupun menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa aparatur di lingkungan Disnaker memiliki kapabilitas tinggi untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Deni menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengikuti arus teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, transparan, dan berkualitas tinggi demi kesejahteraan bersama.