Daerah

152 Bangunan Liar Cikampek Rata Tanah, Siap Sulap Jadi Taman

×

152 Bangunan Liar Cikampek Rata Tanah, Siap Sulap Jadi Taman

Sebarkan artikel ini
Penertiban Bangli
152 bangunan liar di Stasiun Cikampek ditertibkan Pemkab Karawang dan KAI. Area bekas hunian liar akan disulap jadi taman kota

KARAWANG – Wajah kawasan Stasiun Cikampek bakal berubah drastis. Sebanyak 152 bangunan liar yang selama ini berdiri kokoh di sekitar area stasiun resmi diratakan dengan tanah pada Kamis (16/7/2026). Aksi penertiban masif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Karawang, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam upaya mengembalikan fungsi kawasan dan menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

Kasatpol PP Karawang, Basuki, mengungkapkan bahwa operasi ini menargetkan penyelesaian cepat dalam satu hari untuk meminimalisir gangguan aktivitas publik. Dari total struktur yang dibongkar, 80 bangunan tercatat berada di atas lahan milik PT KAI, sementara 72 sisanya terletak di aset Pemerintah Kabupaten Karawang. “Tantangan terbesar sebenarnya bukan saat pembongkaran, melainkan pasca-penertiban yaitu pengangkatan puing-puing. Kami berkoordinasi ketat dengan dinas terkait agar lokasi segera bersih,” jelas Basuki di lokasi kejadian.

Deputy 2 PT KAI Daop 1 Jakarta, Istadi, menekankan bahwa langkah ini diambil karena bangunan-bangunan tersebut berada di Daerah Milik Jalan (Damija) perkeretaapian. Keberadaan struktur ilegal di zona steril tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang masinis dan membahayakan operasional kereta. Menurutnya, pendekatan humanis menjadi kunci utama kesuksesan operasi penertiban kali ini. Pihaknya telah melakukan sosialisasi intensif, edukasi Undang-Undang Perkeretaapian, hingga mengirimkan tiga surat pemberitahuan sebelum eksekusi lapangan dilakukan.

Hasilnya, sekitar 80 persen pemilik bangunan menunjukkan kepatuhan dengan melakukan pembongkaran mandiri sebelum petugas tiba. Hal ini membuat suasana di lapangan berjalan kondusif tanpa gesekan berarti. Istadi menambahkan bahwa penertiban ini bukan sekadar aksi penggusuran, melainkan bagian dari transformasi kawasan. Ke depan, area yang sebelumnya padat bangunan liar tersebut akan disulap menjadi ruang publik yang estetis dan fungsional. Rencana penataan meliputi pembangunan taman kota, perbaikan sistem drainase untuk mencegah genangan, serta revitalisasi trotoar demi kenyamanan pejalan kaki.

PT KAI menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digulirkan di berbagai titik strategis di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem perkeretaapian yang aman, selamat, dan tertib, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar melalui penyediaan ruang terbuka hijau yang layak.