Nasional

Bupati Sumedang Masuk Jajaran Pengurus Presidium Pusat MA IPNU 2025–2030

108
×

Bupati Sumedang Masuk Jajaran Pengurus Presidium Pusat MA IPNU 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumedang Masuk Jajaran pengurus Presidium Pusat Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU)
Bupati Sumedang Masuk Jajaran pengurus Presidium Pusat Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU)

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir masuk jajaran pengurus Presidium Pusat Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Masa Khidmat 2025-2030 dalam acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Millennium Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB IPNU dan disaksikan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), sastrawan nasional Habiburrahman El Shirazy, serta para kepala daerah dan tokoh NU dari berbagai wilayah Indonesia.

Masuknya Bupati Sumedang dalam jajaran pengurus Presidium Pusat MA IPNU menegaskan peran strategis kader IPNU dalam kepemimpinan daerah dan nasional. Kehadiran Menteri Agama jadi tanda kedekatan sang menteri dengan organisasi berbasis massa muslim terbesar di Indonesia itu.

Kehadiran kepala daerah dalam struktur MA IPNU dinilai memperkuat sinergi antara nilai-nilai ke-NU-an, kepemudaan, dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Dony menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab baik sebagai pribadi muslim maupun khususnya sebagai warga Nahdatul Ulama.

“IPNU telah menempa kami dengan nilai disiplin, keikhlasan, dan kebangsaan. Amanah ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan harus selalu berpijak pada semangat ukhuwah, persatuan, dan pengabdian untuk umat dan bangsa,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.

Ia menegaskan, MA IPNU memiliki posisi penting sebagai ruang temu para alumni lintas profesi dan daerah untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan, termasuk mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Pengukuhan Presidium Pusat MA IPNU Masa Khidmat 2025-2030 ini dirangkaikan dengan orasi kebangsaan dari para tokoh yang  hadir. Mulai dari Menteri Agama RI hingga Bupati Dony.

Secara umum Rakernas  MA IPNU I membahas arah strategis organisasi ke depan dalam menyikapi kondisi sosial politik di tanah air.

Rakernas diharapkan menjadi pijakan awal penguatan peran MA IPNU sebagai perekat ukhuwah, penggerak kader, dan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang harmonis dan mandiri.