Internasional

Iran Batalkan Serangan Balasan Setelah Kiev Minta Maaf

×

Iran Batalkan Serangan Balasan Setelah Kiev Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Mostaba Khamenei, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei
Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Mostaba Khamenei, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei

TEHERAN – Tensi geopolitik global mendadak berbalik arah secara dramatis usai Pemerintah Iran memutuskan untuk membatalkan pengerahan aksi gempuran militer mematikan ke wilayah Eropa Timur. Keputusan penghentian operasi serangan balasan Iran ke Ukraina tersebut dikonfirmasi langsung oleh Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Mostaba Khamenei, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, pada Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam keterangannya, Rezaei membocorkan bahwa militer Teheran sebenarnya telah menetapkan target secara presisi di tiga lokasi strategis wilayah Ukraina untuk dihancurkan. Namun, rencana eksekusi serangan balasan Iran ke Ukraina itu secara resmi dibatalkan total tepat setelah pihak Kiev menyampaikan pernyataan maaf resmi dan mengakui kekeliruan fatal yang telah mereka perbuat di kawasan perairan internasional.

Perselisihan memanas ini berawal pada 25 Juli 2026 lalu, ketika militer Ukraina secara agresif melancarkan aksi drone hingga memicu insiden berdarah serangan kapal kargo iran di laut kaspia yang menewaskan seorang pelaut sipil. Meski Kiev sempat menuding kapal kargo tersebut mengangkut peralatan militer menuju Rusia, Teheran membantah keras dan menegaskan armada yang diserang merupakan kapal komersial murni.

Di sisi lain, respons diplomatik Kiev yang melunak dan mengakui kesalahan berhasil meredam potensi perang terbuka, sekaligus membatalkan manuver serangan balasan Iran ke Ukraina. Sementara itu, Pemerintah Rusia mengecam keras insiden tersebut sebagai tindakan ilegal serta menuding Kiev sengaja memperluas jangkauan aksi terorisme di luar batas wilayah pertempuran.(Sumber Viory)